SYAARAR.COM

Hukuman Apa Yang Paling Cocok Bagi Para Koruptor?
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 16 April 2009, 12:28:1
Dibaca : 1075

Salah satu sebab pemberatasan korupsi tidak berhasil adalah karena undang-undang yang ada tidak mampu menggetarkan para koruptor dan bahkan hukum dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja.

Hukuman Apa Yang Paling Cocok Bagi Para Koruptor? BLBI

Setelah sekian lama saya mencoba untuk menahan tulisan ini, karena ini bukan bidang saya, tapi semakin saya tahan, keinginan untuk mengeluarkannya makin besar pula.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi perhatian dunia dalam hal penegakan hukum tentang korupsi, sehingga sedemikian besarnya perhatian tersebut, Indonesia sempat diisukan sebagai negara yang terkorup didunia.

Berbagai upaya dilakukan oleh aparat hukum, pemerintah dan masyarak untuk membasmi korupsi ini. Tapi memang korupsi adalah salah satu budaya yang sudah ada dari zaman dahulu kala, maka karupsi tetap saja ada, walaupun sudah dibasmi dengan berbagai cara.

Ibaratkan hama tikus yang mengganggu kehidupan manusia. Sudah dengan berbagai cara dan teknologi dipakai untuk membasmi hama tikus. Tapi tetap tidak juga bisa habis dengan tuntas. Para petani tetap saja dihadapkan dengan hama tikus setiap mereka panen.

Demikian juga dengan korupsi. Berbagai cara dilakukan, mulai dari perangkat hukum dan aparat serta peran masyarakat sudah di giatkan untuk memberantas korupsi. Tapi yang namanya korupsi tetap saja ada.

Pada zaman Orde Baru, korupsi di Indonesia terkondisikan dengan baik, sehingga para pejabat dapat menikmati hasil korupsi tanpa bisa disentuh oleh hukum. Pada zaman reformasi ini, korupsi tidak lagi diorganisir, tapi setiap orang ingin melakukan korupsi, baik sendiri-sendiri maupun secara berjamaah dan bahkan terkesan lebih liar daripada zaman orde baru.

Setelah melewati satu dasawarsa reformasi, pemberantasan korupsi mulai dilakukan dengan galaknya, terutama setelah KPK dibentuk. Para koruptor ditangkap satu persatu, bahkan besannya Presiden sekalipun harus diproses secara hukum. Tapi ini tidak juga membuat para koruptor jera.

Terus, apa yang salah?

Salah satu sebab pemberatasan korupsi tidak berhasil adalah karena undang-undang yang ada tidak mampu menggetarkan para koruptor dan bahkan hukum dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja. Kalau dulu penjara adalah satu aib, tapi sekarang penjara bukan lagi merupakan aib, tapi kebanggaan.

Untuk menegakkan hukum bagi para koruptor, hanya bisa dilakukan dengan membuat undang-undang yang lebih keras bagi para koruptor. Hukuman mati adalah hukuman yang patas diberikan. Dengan hukuman ini akan membuat calon-calon koruptor berpikir dua kali untuk melakukan tindakan yang menyengsarakan rakyat Indonesia.

Beberapa tahapan yang dilakukan untuk membuat dan menjalankan undang-undang ini sebagai berikut:

  1. Pembuatan UU tentang hukuman mati bagi para koruptor
    "Berikan saya 100 peti mati dan sisakan untuk saya satu"
    Ini merupakan salah satu ucapan dari pemimpin Cina yang telah banyak melakukan reformasi dalam bidang hukum tentang korupsi di Cina.
  2. Pengampunan/kompensasi bagi koruptor yang mengaku sebelum UU baru diperlakukan
  3. Hukuman sesuai UU yang lama bagi yang tertangkap atau tersangka sebelum UU baru diberlakukan
  4. Hukuman sesuai dengan UU baru bagi yang tertangkap atau tersangka setelah UU baru

Sekarang apakah pemerintah dan DPR berani untuk melakukan ini?



Post related
  • Yang Tercecer 69 (Yang Pertama Shalat Sebelum Hukuman Mati)
  • Saya Harus Mengatakan Ini Tentang "The Secret"
  • BLBI
  • Gaji Presiden Indonesia
  • Tags
    Hukuman Apa Yang Paling Cocok Bagi Para Koruptor?hukumkoruptorbbiindonesiaorde barureformasikpkhukuman mati
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Last Posted
    Content-Image
    Dibaca : 9
    Normalkah bila memburu rezeki dijadikan nomor satu, sementara memburu amal soleh dijadikan nomor dua?   Normalkah untuk sesuatu ...

  • Fiqih Haji 18 : Tawaf Ifadah
  • Fiqih Haji 15 : Bertolak Ke ...
  • Note : Ampunkan Seorang Lelaki Ya ...
  • Quote : Hidup Bermanfaat
  • RENUNGAN MUTIARA TAUHID #40 : TAMPIL ...
  • Mutiara Tauhid
    Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 1916
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 1916
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 367
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Anak-anak tidak diwajibkan melaksanakan ibadah haji. Apabila dia telah melaksanakan haji, hajinya ...

    Content-Image
    Masih ingat dengan suami istri di keluarga Inggris yang Melahirkan 14 Anak Dengan Cinta. Berikut ...

    Content-Image
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...