Category : Religious > Dunia Islam
Author ; Syamsul Arham
Date : 11 Agustus 2009, 08:11:18
Hits : 2024

Seperti miliar umat Islam di seluruh dunia, Ahmed Al-Mahdi, pelajar 22 tahun, semakin siap untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Rabat - Seperti miliar umat Islam di seluruh dunia, Ahmed Al-Mahdi, pelajar 22 tahun, semakin siap untuk menyambut bulan suci Ramadan. 
Dia telah membeli Al-Qur'an baru dan kain sarung untuk shalat tarawih. 

"Saya ingin memulai lembaran baru dalam berhubungan dengan Allah," katanya kepada IslamOnline.net. 

"Saya berencana untuk mengisi lembaran baru ini dengan puasa, doa, pembacaan Alquran dan semua jenis perbuatan baik." 

Dalam Ramadhan, umat Islam dewasa, sakit dan orang-orang yang bepergian, diliburkan dari makanan, minuman keras, merokok dan seks mulai fajar sampai magrib. 

Seorang muslim mendedikasikan waktu mereka selama bulan suci Ramadhan untuk menjadi dekat kepada Allah melalui doa, pengekangan diri dan perbuatan baik. 

Itu merupakan kebiasaan bagi umat Islam untuk menghabiskan bagian dari hari-hari selama Ramadhan dengan mempelajari Al-Qur'an. 

Banyak orang melakukan i `tikaf (berdiam di mesjid), menghabiskan 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan secara eksklusif dalam masjid. 

"Kita semua tentu siap untuk menyambut Ramadhan," ujar Zohor, 36 tahun guru. 

"Ramadhan merupakan bulan yang tidak boleh kita lewatkan." 

Persiapan 

Banyak orang-orang Maroko mulai mempersiapkan Ramadhan, diharapkan mulai pada 22 Agustus, dengan puasa di bulan Sha `aban. 

"Puasa  Sha`aban telah menjadi kebiasaan bagi banyak laki-laki dan perempuan di Maroko, "ujar Zohor. 

Ali Mudan, seorang pegawai Departemen Kehakiman, setuju. 

"Beberapa teman saya ada menyiapkan liburan mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu beribadah di bulan Sha`aban untuk mempersiapkan Ramadhan, "katanya kepada IOL. 

"Puasa Sha`aban seperti kursus pelatihan yang berlangsung sebelum bulan suci Ramadan. " 

Nabi Muhammad membiasakan untuk melakukan puasa Sha `ban melebihi dari bulan yang lain, untuk menyambut Ramadhan. 

"Kami senang Nabi dan ingin mengikuti langkah-langkah Beliau," kata Fatimah Deamash, ibu rumah tangga. 

Ramadhan persiapan tidak hanya dengan berorientasi pada iman. 

"Saya sudah bersih-bersih rumah saya untuk menyambut Ramadhan," ujar Aisha Aroub, PNS. 

Haleyah Benasi, seorang ibu rumah tangga, juga melakukan persiapan khusus untuk Ramadhan di dapur. 

"Aku telah membeli berbagai makanan tradisional yang akan disiapkan dalam berbuka selama Ramadhan," katanya kepada IOL. 

Berbuka merupakan kesempatan baik bagi banyak teman dan keluarga untuk berkumpul dan memperbaharui hubungan mereka. 

Mohammad Kamal, seorang pendeta muda, mengatakan semua persiapan ini berbicara tentang satu kenyataan yang berbeda. 

"Muslim, dan khususnya orang-orang Maroko, yang ditentukan untuk memperbarui kepercayaan mereka akan berpaling dan menjadi baru."

Source: IslamOnline
Post related
  • Iedul Fitri 079
  • Iedul Fitri 078
  • Iedul Fitri 077
  • Iedul Fitri 076
  • Social Media