Category : Religious > Hikmah
Author ; Syamsul Arham
Date : 19 November 2009, 06:10:15
Hits : 3072

Perubahan telah terjadi di sekitar Mina dan daerah Jamrat dalam beberapa tahun terakhir adalah sangat menakjubkan.

Perubahan telah terjadi di sekitar Mina dan daerah Jamrat dalam beberapa tahun terakhir adalah sangat menakjubkan. Setiap orang yang melakukan haji 30 tahun yang lalu bisa mengingat betapa tenang dan damai tempat ini. Peningkatan jumlah jemaah haji dalam periode belakangan ini telah mengubah segalanya. Daerah ini berubah menjadi salah satu tempat paling padat selama ibadah haji, dengan peningkatan kecelakaan dan kematian.

Degan kemajuan yang dicapai sekarang ini, titik-titik masuk ke Mina sekarang dikendalikan. Mobil pribadi dan taksi tidak bisa lagi masuk ke sana; hanya bus yang memiliki ijin yang boleh masuk. Jalan/jembatan dengan lima lantai untuk jamrat telah dibangun sehingga pejalan kaki dapat tetap bergerak perlahan tapi aman dalam sistem satu arah. Pembangunan fasilitas lain meliputi penyediaan pelayanan medis darurat dan relawan untuk membantu jamaah haji - adalah perbaikan yang luar biasa. 

Haji merupakan kewajib bagi semua muslim pria dan wanita yang telah dewasa, sehat jasmani dan akal, mempunyai keuangan yang cukup untuk melaksanakan haji dan bagi keluarga yang ditinggalkan selama menunaikan ibadah haji. Ini adalah pilar kelima dari Islam yang harus dilakukan sekali dalam seumur hidup. Saat melakukan ritual, para jamaah harus menjauhkan diri dari segala kejahatan, dosa dan perselisihan yang tidak adil. 

Menurut Nabi Muhammad (saw), "Dia yang melakukan haji karena Allah, kesenangan dan menghindari segala kekotoran dan dosa-dosa akan kembali bebas dari segala dosa sebagaimana ia baru dilahirkan ibunya." 

Haji adalah ibadah enam hari yang dimulai pada 8 Dul-Hijjah dan berakhir pada 13 Dul-Hijjah. Seorang laki-laki atau perempuan muslim memenuhi syarat untuk haji, ia tidak boleh menunda melakukan itu. 

Garis besar haji adalah sebagai berikut: 

• Pada 8 Dul-Hijjah (Yaum-at-Tarwiya), jemaah haji berniat (niat untuk melaksanakan haji). Berpakaian ihram, kemudian berangkat menuju Mina, sekitar 5 km dari Mekah. Mereka akan menginap di sana dan berdoa mulai dari Zhuhur, Ashar, Maghreb, Isya dan Subuh.

• Saat matahari terbit pada hari berikutnya, 9 Dul-Hijjah (Yaum Arafah), jemaah haji pergi ke Arafah (sekitar 9 km dari Makkah) di mana mereka akan tinggal sampai matahari terbenam. Peziarah akan berdoa Zhuhur dan Ashar bersama-sama, dan akan menghabiskan hari membaca Alquran dan berdo'a. 

• Pada saat matahari terbenam, jamaah haji akan pergi ke Muzdalifah di mana mereka akan berdoa dari Maghrib sampai Isya bersama-sama. Mereka akan tetap di sana sampai subuh sambil berdoa dan mengumpulkan batu-batu kecil untuk dilemparkan di Jamrat. 

• Setelah Fajar hari berikutnya 10 Dul-Hijjah (Yaum-ul-Haj-il-Akbar), jemaah akan kembali ke Mina (di mana mereka menghabiskan malam kedelapan dari Dul-Hijjah). 

• Setelah di Mina, para jemaah akan melempar tujuh kerikil di Jamrat utama. 

• Pada hari yang sama orang-orang yang melaksanakan haji Tamattu atau Qiran, melakukan pemotongan hewan kurban, mencukur habis atau memotong rambut mereka dan berganti pakaian biasa (yang melakukan haji dari Ifrad tidak akan melakukannya). Setelah itu para jemaah sudah selesai ibadah hajinya dan mereka dibolehkan untuk melakukan segala sesuatu yang terlarang selama haji termasuk hubungan suami istri. 

• Setelah itu, para jemaah akan pergi ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadha. Setelah itu semua larangan akan dicabut dari mereka, termasuk hubungan suami istri. 

• Setelah melakukan hal ini, para jemaah akan kembali lagi ke Mina untuk menghabiskan malam-malam dari 11 dan 12 Dul-Hijjah, dengan pilihan untuk menghabiskan malam-13 (Ayaam-at-Tashreeq) jika mereka tidak terburu-buru. Jika mereka tetap sampai malam 13, mereka harus melempar Jamrat. Jemaah harus meninggalkan Mina menuju Mekah sebelum matahari terbenam tanggal 12, kalau tidak mereka akan menghabiskan malam di Mina. 

• Ketika mereka kembali lagi ke Mekah dari Mina, setelah tinggal selama dua atau tiga hari di sana, para jemaah akan melakukan Tawaf Wadaa (perpisahan) sebelum mereka kembali ke tanah air. Maka dengan demikian lengkap sudah ibadah hajinya. 

• Para jemaah dapat mengunjungi Madinah (450 km dari Mekah) baik sebelum atau setelah haji dan memberi penghormatan kepada Nabi Muhammad (saw). Ini bukan bagian dari haji, namun jemaah dapat melakukan hal ini untuk menghormati Nabi (saw). Sementara di Madinah, para peziarah shalat dua rakaat Tahiyyatul Masjid dan berdoa. Mereka dapat pergi ke makam Nabi, Khalifah Abu Bakar dan Khalifah Umar.
Post related
  • Jamaah Haji Arab Saudi Turun 70%
  • Kiswa Baru Telah Disiapkan
  • Fasilitas Jumroh Teknologi Tinggi Beroperasi
  • Naik Haji Setelah Baca Buku Bahan Renungan Kalbu
  • Social Media