SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Renungan Kalbu
Ditulis oleh : Nita Sigit HZ
Tanggal : 24 Mei 2013, 16:51:3
Dibaca : 66

Subhanallah ! aku mendapatkan hidayah setelah membaca Buku Bahan Renungan Kalbu, isi buku ini terasa menampar jiwaku, aku tersadarkan bahwa aku telah larut dalam urusan dunia untuk mengejar karier, harta dan keluarga yang sempurna, tapi aku telah melupakan kehidupan akhirat.....

Indahnya Hidup Dengan Mimpi

"Walaupun Terasa Berat Rintangan Hidup Yang Kulewati Tapi Tidak Menyurutkan Langkahku Untuk Terus Berjalan  Menggapai Mimpi........Mimpi Itu Pasti Kuraih Karena  Aku Ikuti Buku Petunjuk (AL-Quran)Yang Menjamin Aku Sampai Pada Mimpi Itu ....... "

Hmmmm......orang boleh mencibir, PD banget tuh orang ...tapi keyakinanku sebesar gunung sedalam lautan , aku benar-benar merasa telah menemukan jati diriku, aku benar-benar telah menemukan mutiara dalam hidupku ......aku benar-benar telah menemukan mimpi sejatiku........!!!!

Dunia Bahagia Akhirat Surga (DBAS) adalah mimpi sejatiku...........!!!

Melalui perjalanan yang sangat panjang untuk sampai menemukan "apa yang aku cari"

Masih kuat dalam ingatanku, saat aku berusia dini (umur 7  tahunan) saat itu aku ingin menjadi seseorang yang istimewa diantara teman-temanku , dan aku merasa saat itu aku sudah menjadi orang yang istimewa karena aku memiliki  sebuah rasa dalam dadaku ( maksudnya kalbu) aku sering berdialog dengan rasaku itu  dan aku pikir hanya aku seorang yang punya rasa ini....tapi begitu kecewanya aku setelah aku mengetahui ternyata semua orangpun  punya rasa /kalbu.....

Saat itu aku pun berpikir..... " diantara banyak manusia , pasti ada manusia yang paling istimewa , tapi yang seperti apa manusia yang istimewa itu ?........waktupun berjalan dan aku tidak pernah tahu jawabannya........

Saat remajapun datang (masa SMA)....kembali aku terusik dengan pertanyaan besar yang pernah aku pertanyakan saat aku kecil, aku ingin jadi orang yang istimewa, seperti apa manusia istimewa itu ?

Lewat sahabat ku,  aku diajak mengikuti sebuah "kelompok" yang meng-klaim bahwa mereka adalah manusia-manusia istimewa...aku relakan masa remajaku yang penuh dengan gelak tawa, foya-foya dan pesta, hanya untuk mengikuti kelompok tersebut.....karena aku merasa inilah mimpi yang aku cari.....tapi kembali aku menelan kekecewaan , kelompok itu bukan kelompok manusia-manusia istimewa.....manusia istimewa tidak mungkin melakukan perbuatan yang meresahkan orang lain, manusia istimewa tidak mungkin melakukan perbuatan yang merugikan orang lain, manusia istimewa tidak mungkin membuat luka hati orang tuanya........hmmmm ini bukan yang aku cari pikirku, dan akupun  keluar dari kelompok tersebut...........

Masih menjadi PR Besar....seperti apa manusia yang istimewa itu ? setelah keluar dari kelompok tersebut aku pun berusaha melewati kehidupan dengan apa adanya, maksudnya mulai berbaur dengan masyarakat/lingkungan pada  umumnya , melakukan apa yang biasa meraka lakukan.....aku sekolah ,  aku pacaran, aku kerja , aku berkeluarga , aku punya anak......aku kejar karier setinggi mungkin aku kejar materi sebanyak mungkin ......dsb

Setelah karier-ku mulai terang, setelah pundi-pundi materiku  mulai terkumpul,  akupun termenung kembali..."apakah saat ini aku sudah sampai dimimpi yang aku cari, yaitu menjadi manusia yang paling istimewa ? " ..tapi kenapa aku tidak bahagia ? kenapa aku merasa bosan dengan rutinitasku saat ini ?

Banyak oran bilang  manusia istimewa itu yang kariernya cemerlang, yang materinya banyak...tapi aku yakin  bukan itu kriteria manusia paling istimewa..!!!  aku bisa membuktikan karier cemerlang dan materi banyak  ternyata tidak bisa membuat orang bahagia

Hatiku bilang .." manusia yang paling  istimewa  pasti hidupnya bahagia "

Akupun bersujud dihadapan Allah dan bermohon  "Ya Allah mohon tunjukan jalan yang lurus, tolong tunjukan  manusia istimewa itu menurut engkau yang seperti apa ?"

Dalam kehampaan dan kegamangan aku berusaha lewati hidup ini, sampai suatu hari aku diberikan pinjaman buku oleh seorang teman nama bukunya "BAHAN RENUNGAN KALBU"

Kata teman ku,  Bukunya Bagus !!!!  aku jadi penasaran sebagus apa buku ini, aku sering baca buku agama islam dari mulai yang rumit  dipahami  sampai yang membuat hati jadi berbunga-bunga seperti buku "LATAHZAN"

Walaupun bukunya cukup tebal , tapi aku pinjam juga buku itu  , Subhanallah....saat aku baca buku tersebut, mulai dari prakata penulis...aku merasakan sebuah kesejukan dalam hatiku, begitu ringan  rangkaian kata dalam buku tersebut tapi menghujam ke kalbuku....semakin  aku  baca semakin aku ingin tahu banyak tentang isi buku tersebut........

Dan ada perbedaan yang agak sedikit mencolok dalam buku " BAHAN RE NUNGAN KALBU " dibanding buku - biku agama islam yang lain,  biasanya buku-buku agama islam yang pernah aku baca bila mengutip  ayat -ayat al-qur'an pasti lengkap dengan bahasa arabnya, tetapi dalam buku bahan renungan kalbu ini , BEDA !  Kutipan  ayat-ayat al-qur'an yang dicantumkan  hanya artinya saja, tetapi anehnya aku  justru lebih mudah memahami kebenaran-kebenaran firman Allah, dengan  cara seperti ini.....

Subhanallah ! yang lebih luar biasanya lagi justru aku mendapatkan hidayah setelah membaca Buku Bahan Renungan Kalbu ini , isi buku ini  terasa menampar jiwaku, aku  tersadarkan bahwa aku  telah  larut dalam urusan dunia untuk mengejar karier,  harta dan keluarga  yang sempurna, tapi  aku telah melupakan kehidupan akhirat.....

Dari Buku Ini aku "tersadarkan"  bahwa akhirat itu benar-benar  ada , 1 hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di Dunia.......Y a Allah  ampuni aku , aku benar-benar  telah lupa bahwa akhirat itu ada, walaupun  mulutku  mengatakan aku yakin bahwa  akhirat itu ada ,tapi perbuatanku tidak menunjukan orang yang yakin bahwa akhirat itu ada, karena aku begitu sibuk mengejar bekal untuk hidup nyaman di Dunia  tapi tak pernah peduli untuk mengejar perbekalan untuk  hidup nyaman di Alam Akhirat.....

 Dan terasa pencarian jati diriku sudah mulai ada titik terang..

Manusia paling istimewa pasti di Dunianya Bahagia dan di Akhiratnya Bahagia ....dan aku ingin seperti itu .......................

Setelah mengembalikan buku tersebut pada temanku, kemudian aku diajak untuk mengikuti sebuah majelis namanya "Majelis Tafakur Mutiara Tauhid" dan   penyaji buku bahan renungan kalbu tersebut ternyata menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut, dia adalah Bapak  Ir.Permadi Alibasya.

Dengan ijin Allah akhirnya aku bisa mengikuti majelis tafakuran tsb, ......Subhanallah kembali jiwaku dibuat terbelalak di majelis ini, dengan metoda perenungan (tafakur) aku diajak merasakan kebenaran-kebenaran ilahiyyah.....dan mata hatiku mulai terbuka sehingga aku mampu melihat bahwa manusia yang istimewa di mata Allah adalah manusia yang perilakunya selalu selaras dengan kehendaknya (TAKWA),manusia seperti itu pasti akan merasakan kebahagiaan di Dunia maupuan Di Akhirat

Melalui Majelis Tafakur ini "Akupuntau" ternyata Allah telah memberikan  bentangan jalan untuk manusia yang ingin meraih DBAS yaitu dengan menurunkan  Buku Pedoman yaitu  Al-qur'an.....

Setelah di tafakuri ternyata benar, semua ayat atau ajaran dalam Al-qur'an semua mendukung ke arah DBAS....

"Akhirnya pencarianku berakhir , aku telah temukan mimpiku yaitu DBAS, dan aku sudah temukan peta yang dijamin pasti bisa menghantarkan aku meraih mimpi yaitu Al-qur'an......"

Alhamdulillahirobilalamin......



Post related
  • Buku Dan CD Renungan Kalbu Dapat Merubah Diri
  • Buku Bagaikan Membaca Pesanan Ayah
  • Buku Ini Bagaikan Mendengar Petuah Dari Ayah Sendiri
  • Buku Pedoman Hidup
  • Tags
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     

    ┬ęSYAARAR.Com. All rights reserved.