SYAARAR.COM

Fiqih Haji 1 : Pengantar Fiqih Haji
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 25 Mei 2014, 00:08:1
Dibaca : 1449

Ibadah Haji

Secara etimologis, haji berarti pergi menuju tempat yang diagungkan. Secara terminologis berarti beribadah kepada Allah dengan melaksanakan manasik haji, yaitu perbuatan tertentu yang dilakukan pada waktu dan tempat tertentu dengan cara yang tertentu pula.

 

Definisi Haji

Secara etimologis, haji berarti pergi menuju tempat yang diagungkan. Secara terminologis berarti beribadah kepada Allah dengan melaksanakan manasik haji, yaitu perbuatan tertentu yang dilakukan pada waktu dan tempat tertentu dengan cara yang tertentu pula.

Definisi ini disepakati oleh seluruh mazhab.

Hukum dan Dalilnya

Haji hukumnya fardu bagi lelaki dan wanita sekali seumur hidup.

Dalil dari Alquran :

ولله على الناس حج البيت من استطاع إليه سبيلا ومن كفر فإن الله غني عن العالمين.

Artinya: "Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup melakukan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." (Ali Imran 97:3)

Allah Taala mewajibkan haji bagi kaum muslimin pada tahun ke sembilan Hijrah. Nabi saw. melakukan haji hanya sekali, yaitu haji wada.

 

Dalil dari hadis:

Rasulullah saw. bersabda, " Islam didirikan di atas lima dasar."

Sahih Bukhari : Kitab Iman : No : 7
Sahih Muslim : Kitab Iman : No : 19 , 20 , 21 , dan 22
Sunan Tirmizi : Kitab Iman : No : 2534
Sunan Nasai : Kitab Iman dan Syariat Islam : No : 4915
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 4567 , 5743 , dan 6019

Dalam hadis lain, Rasulullah saw. bersabda, " Tidak ada balasan haji mabrur kecuali surga. "

Sahih Bukhari : Kitab Haji: 1424 , 1690 , dan 1691
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 2580
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 2880
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : NO : 6839 , 8943 , 8945 , 9885 , dan 10006
Sunan Darami : Kitab Manasik : No : No : 1728

Seterusnya Rasulullah saw. bersabda, " Barangsiapa melaksanakan haji tanpa melakukan kejahatan seksual dan tidak melakukan tindakan kefasikan, maka ia kembali seperti saat dilahirkan oleh ibunya. "

Sahih Bukhari : Kitab Haji : No : 1650
Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2403
Sunan Tirmizi : Kitab Haji : No : 855
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 2575 , dan 2582
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : 2879
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 7050 , 9562 , 9569 , dan 13958
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Penduduk Mekah : No : 15146
Muwatha' Malik : Kitab Haji : No : 675

Juga sabda Rasulullah saw., "Wahai manusia! Sesungguhnya telah difardukan kepadamu haji, oleh sebab itu berhajilah." Kemudian seorang lelaki berdiri dan bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah setiap tahun؟" Rasulullah saw. diam sampai pertanyaan tersebut diulang tiga kali. Kemudian beliau bersabda, "Kalau aku jawab (Ya) maka akan wajib dan kamu sekalian tidak akan mampu melaksanakannya."

Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2380
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 2572

Umat Islam sepakat bahwa haji adalah rukun Islam yang ke lima, hukumnya adalah fardu. Menurut mayoritas ulama, fardunya tidak bersifat segera, tetapi dapat ditunda dari awal waktu mampu melaksanakannya.

 

Fardu Haji

Fardu adalah semua pekerjaan yang harus dilakukan, sah haji bergantung kepadanya dan tidak dapat diganti dengan dam. Fardu mencakup rukun dan syarat.

Fardu Haji 4, yaitu:

  1. Ihram
  2. Wukuf di Arafah
  3. Tawaf Ifadah
  4. Sai antara Safa dan Marwa

Seluruh mazhab sepakat tentang fardu dan wajib di dalam haji.

 

Syarat Haji

Syarat-syarat haji menurut Mazhab Hanafi

  1. Islam, haji tidak wajib bagi orang kafir, hajinya tidak sah.
  2. Akal, tidak wajib bagi orang gila dan hajinya tidak sah.
  3. Balig, tidak wajib bagi bayi tetapi bila sudah mumayyiz (bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk) hajinya diterima. Namun demikian setelah dewasa yang bersangkutan belum bebas dari fardu haji.
  4. Merdeka, tidak wajib haji bagi budak.
  5. Sehat jasmani.
  6. Memiliki bekal dan sarana perjalanan.
  7. Perjalanan aman.

Tambahan bagi wanita:

  1. Harus didampingi suami atau mahramnya.
  2. Tidak dalam keadaan iddah, baik karena cerai maupun kematian suami.

Syarat haji menurut Mazhab Maliki

  1. Islam, haji tidak wajib bagi orang kafir dan hajinya tidak sah.
  2. Akal, tidak wajib bagi orang gila dan hajinya tidak sah.
  3. Balig, tidak wajib bagi bayi tetapi bila sudah mumayyiz (bisa membedakan antara yang baik dengan yang buruk) hajinya diterima. Namun demikian setelah dewasa yang bersangkutan belum bebas dari fardu haji.
  4. Merdeka, tidak wajib haji bagi budak.
  5. Kemampuan

Tambahan bagi wanita:

Tidak disyaratkan adanya suami atau mahram tapi boleh melaksanakan haji bila ada teman yang dianggap aman, baik bagi wanita muda atau tua.

Syarat-syarat haji menurut Mazhab Syafi'i

  1. Islam, haji tidak wajib bagi orang kafir, hajinya tidak sah.
  2. Merdeka, tidak wajib haji bagi budak.
  3. Taklif (sudah mukallaf, yaitu berkewajiban melaksanakan syariat)
  4. Kemampuan, dengan syarat sebagai berikut:
    1. Ada perbekalan, makanan dan lain-lain untuk pergi dan pulang.
    2. Ada kendaraan
    3. Perbekalan yang dibawa harus kelebihan dari pembayaran hutang dan biaya keluarga yang ditinggalkan di rumah.
    4. Dengan kendaraan yang sudah jelas bahwa tidak akan mengalami kesulitan.
    5. Perjalanan aman.

Tambahan untuk wanita:

Ada pendamping yang aman dengan seorang wanita muslimah yang merdeka dan tepercaya.

Syarat-syarat haji menurut Mazhab Hambali

  1. Islam, haji tidak wajib bagi orang kafir dan hajinya tidak sah.
  2. Akal, tidak wajib bagi orang gila, hajinya tidak sah.
  3. Balig, tidak wajib bagi bayi tetapi bila sudah mumayyiz (bisa membedakan yang baik dengan yang buruk) hajinya diterima. Namun demikian setelah dewasa yang bersangkutan belum bebas dari fardu haji.
  4. Merdeka, tidak wajib haji bagi budak.
  5. Kemampuan

Tambahan bagi wanita:

Harus diikuti oleh mahramnya atau orang yang haram menikahinya selamanya.

 

Wajib haji

Wajib adalah semua pekerjaan yang harus dilakukan, bila ditinggalkan, maka harus membayar dam.

Wajib Haji 7, yaitu:

  1. Ihram dari mikat
  2. Wukuf di Arafah
  3. Bermalam di Mazdalifah
  4. Bermalam di Mina
  5. Mencukur atau memotong rambut, mencukur lebih afdal
  6. Melempar jumrah
  7. Tawaf wada'

    Seluruh mazhab sepakat tentang fardu dan wajib di dalam haji.

 

Sunah Haji

Sunah menurut mazhab Syafi'i adalah semua pekerjaan yang diperintahkan Allah tetapi tidak bersifat jazim (tegas), diberi pahala orang yang melaksanakannya, tidak disiksa orang yang meninggalkannya. Sunah, mandub, mustahab dan tathawwu' adalah kata-kata sinonim yang memiliki satu arti.

Sunah Haji:

  1. Mandi ketika hendak ihram
  2. Membaca talbiah
  3. Tawaf qudum buat pelaku haji ifrad atau qiran
  4. Bermalam di Mina pada malam Arafah
  5. Lari kecil dan membuka bahu kanan ketika tawaf qudum


Post related
  • Tips Haji : Bekal Obat-Obatan
  • Tips Haji : Mengharap Ridha Allah
  • Tips Haji : Bekal Untuk Keluarga
  • Tips Haji : Hutang Piutang
  • Tags
    Fiqih HajiPengantar Fiqih HajiHajiDefinisi HajiFardu HajiSyarat HajiWajib HajiSunnah Haji
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Majelis Tafakur
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2105
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2105
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 485
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 303
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 171
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 20
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...