Category : Religious > Tauhid
Author ; Syamsul Arham
Date : 25 Juni 2014, 20:30:02
Hits : 55744

Tauhid

Dalam artikel pastor Aloysius Budi Purnomo, melalui artikel berjudul “Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat” di Harian Sinar Harapan (http://sinarharapan.co/news/read/140417053/Jesus-Jokowi-dan-Keselamatan-Rakyat) dituliskan tentang persamaan Jesus dengan Jokowi:

"Baru-baru ini beredar guyonan politik yang diberi label “persamaan dan perbedaan Jokowi dan Jesus (baca: Yesus)”. Menurut guyonan tersebut, ternyata ada persamaan yang signifikan antara Jokowi dan Jesus. Paling tidak, ada lima persamaan dan hanya ada satu perbedaan.

Kelima persamaan itu, pertama, keduanya sama-sama berinisial huruf J. Kedua, baik Jesus maupun Jokowi sama-sama anak tukang kayu. Ketiga, keduanya sama-sama mencintai rakyat kecil, tersingkir, dan difabel. Keempat, sama seperti Jesus, Jokowi suka blusukan, menjumpai rakyat kecil. Kelima, konon keduanya sama-sama berasal dari Jawa Tengah. Nah, dalam persamaan kelima ini terdapat perbedaan. Meskipun sama-sama berasal dari Jawa Tengah, Jokowi adalah orang Solo, sedangkan Jesus orang “Kudus”."

Mungkin dari segi teologi Kristen dibenarkan, tapi apakah sedemikian sucinya seorang Jokowi sehingga disejajarkan dengan Tuhan Jesus? Apalagi dibuat goyunan?

Dalam akidah Islam untuk memahami tentang ke-Agung-an Tuhan, bahwa Tuhan memiliki derajat yang tinggi sehingga tidak bisa disejajarkan dengan makhluknya. Seberapapun suci-nya seorang anak manusia, maka tidak selayaknya dia disejajarkan dengan Tuhan. Seorang Nabi Muhammad saw. pun tidak bisa disejajarkan dengan Allah swt. baik dari wujud maupun sifatnya.

Adalah kemusyrikan dan dosa besar jika mempersamakan atau membandingkan kedudukan Allah swt. dengan makhluknya, apalagi hanya dibuat guyonan. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

 

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْوَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَمَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖلَاإِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚسُبْحَانَهُعَمَّايُشْرِكُونَ

 

Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. At-Taubah 9:31

Post related
  • Al-Hadist : Shahih Riyadhus Shalihin, Kitab Muraqabah, Hadist No.18/1[80]
  • Muallaf : Cat Stevens , Mantan Bintang Pop (2-Habis)
  • Muallaf : Cat Stevens , Mantan Bintang Pop (1)
  • Azan TV selama Ramadan di Inggris
  • Social Media