SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Terrorisme, Extrimisme dan Fundamentalisme
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 08 Maret 2015, 15:05:4
Dibaca : 28303

Extrimis

Kita sering dihadapkan kepada pernyataan yang sering membuat kita bingung dan bahkan membuat kita merasa bersalah atas pernyataan tersebut. Tiga pernyataan yang sering kita dengar dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak tragedi 11 September 2001 adalah Islam Fundamentalis, Islam Extrimis dan Islam Terroris.

Sedemikian massifnya pernyataan tersebut muncul, sehingga membuat distorsi akan pemahaman tentang suatu paham atau ajaran, terutama Islam yang sering menjadikan label yang melekat pada kata-kata tersebut.

Dalam tulisan ini, kita tidak membahas tantang apa itu Islam Fundamentalis, apa itu Islam Extrimis dan apa itu Islam Terroris. Tapi kita akan membahas tentang arti dari kata; fundamentalis, extrimis dan teroris.

1. Fundamentalisme

Fundamentalis berasala dari kata fundamental adalah sebuah kebenaran umum atau dasar realitas. Fundamental banyak dipakai untuk merujuk kepada satu analisis untuk mencapai suatu kebenaran atau pengakuan atas pernyataan dan analisa, seperti; fundamental ekonomi, fundamental agama, fundamental pembangunan bangsa dsb.

Wikipedia menjelaskan arti fundamentalis sebagai berikut:

"Fundamentalisme adalah sebuah gerakan dalam sebuah aliran, paham atau agama yang berupaya untuk kembali kepada apa yang diyakini sebagai dasar-dasar atau asas-asas (fondasi)."

Dari definis tersebut dapat disimpulkan bahwa fundamentalisme, merupakan suatu paham (isme) yang ingin mencapai kebenaran yang sesuai dengan paham atau ajaran yang sesungguhnya.

Fundamentalisme sering dilekatkan kepada agama atau ajaran, seperti Kristen Fundamentalisme, Islam Fundamentalisme, Hindu Fundamentalisme dbs, baik itu disengaja maupun tidak.

Setiap ajaran atau agama mempunyai ajaran-ajaran yang fundamental yang harus diikuti oleh pemeluknya dan bahkan mereka selalu menggerakkan untuk mendapatkan fundamental ajaran, baik itu dengan slogan atau dokrin.

Sebagai contoh pada tahun 1919, William B. Riley dengan bangga mendirikan suatu gerakan fundametalis yang bernama Asosiasi Kristen Fundamentalis Dunia, dimana ajaran ini bertujuan untuk membendung pemahaman liberal yang mulai berkembang di Amerika.

Akan tetapi, makna itu mulai bergeser menjadi negatif setelah tragedit 11 September 2001, dimana fundamentalis melekat kepada Islam yang tidak toleran atau Islam yang selalu menyebarkan terror, sehingga kata fundamelaisme tidak lagi bisa dilekatkan pada satu ajaran atau paham.

2. Extrimisme

Extrimisme berasal dari kata extrim yang berarti sesuatu yang diluar kebiasaan atau yang tidak umum. Cuaca extrim berarti cuaca yang tidak biasanya, pemahaman extrim, berarti pemahaman yang tidak biasanya.

Untuk mencapai sesuatu yang diluar kebiasaan atau ingin mencapai tujuan dengan cepat maka dilakukan dengan cara yang extrim.

Orang-orang yang ingin mengajarkan ajarannya dengan cara-cara instan yang disebut sebagai aliran yang extrim atau extrisme. Mereka malakukan berbagai cara untuk mencapai tujuan dan kalau perlu dengan kekerasan. Tidak peduli dengan siapa mereka berhadapan, baik itu yang sepaham maupun yang beda pemahaman.

Jadi pemahaman extrime cenderung melakukan kekerasan untuk mencapai tujuan.

3. Terrorisme

Terrorisme berasal dari kata terror, yang artinya suatu perbuatan yang ingin memberikan rasa takut atau tidak nyaman kepada orang lain. Terrorisme biasanya dilakukan oleh mereka yang ingin memberikan kesan adanya ketidak beresan dalam lingkungan.

Terrorisme lebih kepada untuk mencapai target pribadi atau kelompok dengan memberikan katakutan kepada masyarakat yang kan menjadi targetnya.

Terror tidak hanya melekat kepada suatu paham atau ajaran tapi juga kelompok yang ingin mencapai target dengan memberikan rasa takut kepada orang.

 

Dari ketiga defenisi di atas; fundamentalisme, extrimisme dan terrorisme sering melekat kepada Islam, dimana Islam digambarkan sebagai agama yang menyebarkan terror dan rasa takut kepada orang lain. Padahal predikat ini merupakan labelisasi yang diberikan oleh orang-orang barat kepada Islam, sehingga ketiga kata itu merupakan kata yang sangat dihindari untuk digunakan baik itu dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penggunaan resmi di pemerintahan dan kelompok.



Jam Tangan Pria Casual
Tags
Fundamentalismeextrimismeterrorisme
Social Media

Posting komentar Anda :
Name :
Email :
Website :
Comment :
Validation word :


 

┬ęSYAARAR.Com. All rights reserved.