SYAARAR.COM

Surat Ibnu Taimiyah dengan Ibunya
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 13 Maret 2015, 16:38:3
Dibaca : 2903

Letter Arabic

Banyak peran yang indah dan mulia yang dimainkan oleh seorang ibu yang tidak pernah kita diketahui. Salah satu peran pentingnya adalah upaya mereka mengerahkan dan menanamkan nilai-nilai luhur dalam hati anak-anak mereka dan untuk memelihara karakter moral mereka. Perawatan dan pengasuhan dengan menghasilkan buah yang luar biasa, seperti: ulama terkemuka, pemimpin besar, aktivis yang berani dan warga negara yang baik.

Usaha tersebut terus bahkan setelah anak-anak tumbuh; dukungan seorang ibu pada saat kesusahan dan dalam menghadapi tantangan hidup memiliki dampak yang sangat besar.

Salah satu contoh adalah pendidikan seorang ibu terhadap anaknya yang bernama Ahmad yang kita kenal sebagai Ibnu Taimiyah, salah satu ulama terbesar pada zamannya dan seorang pejuang yang berani membela Islam juga. Dia memiliki hati yang berani bahwa ia tidak akan ragu untuk membela keadilan dan kebenaran dalam menghadapi penguasa pada waktu itu bahkan sekalipun harus dipenjara dalam waktu yang lama.

Berikut ini adalah surat yang dikirim oleh Ibu Taimiyah kepada ibunya untuk meminta maaf karena tinggal jauh di Mesir, untuk menyebarkan ilmu dan pendidikan, sehingga tidak bisa mendampingi ibunya. Suratnya sangat indah; tapi apa yang lebih indah adalah jawaban dari ibunya yang sangat bernilai.

Berikut ini suratnya:

Surat Ibnu Taimiyyah untuk ibu-Nya

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dari Ahmad bin Taimiyah untuk sayangku dan terhormat ibuku, semoga Allah memberkati dan memberikan kelimpahan, dan memberikan kedamaian dan kenyamanan, dan membuatnya di antara yang terbaik dari hamba-Nya,

As-salamu `alaykum wa rahmatullaahi wa barakatuh.

Kita memuji kepada Allah, yang paling terpuji. Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kita memohon kepada-Nya untuk memberkati penutup para nabi dan Imam dari orang-orang saleh, Muhammad hamba-Nya dan Rasul-Nya.

Memang karunia Allah datang berlimpah, dan bantuan-Nya tidak pernah berakhir. Kita memuji Dia untuk itu, dan meminta-Nya untuk meningkatkan nikmat-Nya. Ini tidak akan lari dari dirimu, tentu ibu senang dengan saya, fakta bahwa kami tinggal di Mesir untuk masalah penting. Ditinggalkannya tugas seperti itu mengarah ke korupsi agama dan hidup kita.

Namun itu bukan pilihan kami untuk jauh darimu. Burung harus mampu membawa kita, kita akan datang kepadamu. Tapi yang hadir untuk memiliki alasannya; dan setelah ibu bisa melihat secara mendalam ke dalam urusan kaum muslimin, Ibu tidak akan menyukai saya tinggal ditempat lain dengan yang sekarang.

Namun demikian, saya tidak pernah berniat untuk tinggal di sini secara permanen. Sebaliknya, saya berdoa kepada Allah untuk membimbing Ibu untuk pilihan yang tepat, dan saya berdoa untuk kesejahteraan Ibu. Saya meminta kepada Allah untuk memberkati kita dan seluruh kaum muslimin, dengan kebaikan-Nya dan apa kebaikan yang meliputi keselamatan dan manfaat.

Ketika seseorang Keluarga Menjadi Musuh nya

Allah telah membuka pintu-Nya, rahmat dan bimbingan dengan cara yang saya tidak pernah dipahami sebelumnya. Namun saya selalu mengingat dekat dengan Ibu, dengan shalat Istikharah. Hal ini tak terbayangkan bagi saya, jika diberi pilihan, untuk mendukung salah satu masalah kehidupan duniawi atau kewajiban lebih rendah dari agama, untuk menjadi dekat dengan Ibu. Namun ada masalah besar yang saya tidak bisa abaikan akan ketakutan pada umumnya dan yang membahayakan diri - dan melihat apa yang tidak terlihat.

Aku menyarankan kepada Ibu untuk memohon kepada Allah. Mintalah Dia untuk membimbing kita untuk memilih jalan yang terbaik, karena Dia Tahu sedangkan kita tidak, dan Dia mampu dan kita lemah. Akhirnya, sampaikan salam saya untuk seluruh keluarga, tua dan muda, dan tetangga, teman dan kerabat satu per satu.

Was-salamu `alaykum wa rahmatullaahi wa barakatuh!

Segala puji bagi Allah, dan mungkin Kasih dan Sayang-Nya berada di atas Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

 

Balasan Ibu

 

Jangan berpikir, Wahai anakku, bahwa jika kamu dekat dengan saya, lebih saya cintai daripada kedekatanmu dengan agama atau pelayananmu kepada Islam dan umat Islam di berbagai kota.

Kekasihku dan kasih sayang anakku Ahmad bin Taimiyah:

Memang Allah! Ini lebih menyukai mendukungmu untuk melayani Islam dan para Muslim, saya didedikasikannya untukmu, dan untuk Syariah Islam, aku mengajarimu.

Dan jangan berpikir, Wahai anakku, bahwa jika kamu dekat dengan saya, lebih sukai daripada kedekatanmu dengan agama atau pelayananmu kepada Islam dan umat Islam di berbagai kota.

Sebaliknya, Wahai anakku, puncak kesenanganku kepadamu akan sampai bila tugasmu untuk agama dan umat Islam. Dan Wahai anakku, Ibu tidak akan memintamu besok di hadapan Allah karena jauh dari saya karena saya tahu di mana dan dalam hal apa kamu berada, namun Ahmad! Saya akan memintamu dan membawamu ke kehadapan Allah jika kamu tidak berumuh panjang dalam melayani agama Allah dan layanan para pengikut-Nya di antara saudara-saudara Muslim.

Semoga Allah menerangi jalanmu dengan diberi kebaikan dan semoga Dia membimbing langkahmu pada jalan yang lurus dan Dia menyatukanku denganmu di bawah Kerajaan Maha Penyayang pada Hari yang tidak akan ada naungan kecuali dari-Nya.

Was-salamu `Alaykum Warahmatallahi wa barakatuh.



Post related
  • Berhati-hatilah Terhadap Usaha Mendeskreditkan Ummat Islam
  • 6 Wanita yang Tak Boleh Dijadikan Istri
  • Saya Berharap Orang Amerika Menerima Pesan Islam
  • Memahami dan Mempraktekkan Sifat Tawadhu
  • Dump Kesehatan dan Kecantikkan
    Tags
    HikmahIbnu Taimyiahpendidikan anak
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2111
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2111
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 488
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 18
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 9
    Di dalam pedoman MUI, ada sepuluh paling tidak suatu paham yang dinyatakan sesat, sebagaimana ...

    Content-Image
    Dibaca : 5
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...