SYAARAR.COM

Kolom : Serba Filosofis Tidak Masalah, Asal Jangan Serba Dalil
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 31 Maret 2016, 19:37:3
Dibaca : 5468

Buya Gusrizal Gzahar

"Serba Filosofis Tidak Masalah, Asal Jangan Serba Dalil"

Saya pernah mendengar pernyataan seorang pakar yang di luar dugaan dan sangat asing.
Ia berkata, "kenapa semua harus dilihat dari sudut dalil, nash, ushul, fiqh ? Padahal dalam tinjauan filosofis.... dst".

Terdengar sangat intelektual dan sering mendapatkan label "ilmiah" dan bisa mendapatkan gelaran "intelektual muslim".

Namun di balik itu semua, bagi mereka yang akrab dengan wahyu dan "manahij al-fikr al-Islamiy" (metoda berfikir islamiy) akan menyisakan suatu pertanyaan atas sikap ketidak adilan yang disebut ilmiah tersebut.

Pertanyaan itu adalah:
"Kenapa ketika berbagai persoalan dibedah dengan filsafat seperti Hukum Islam harus ditinjau dengan filsafat maka jadilah ia "filsafat hukum Islam", pendidikan Islam juga harus dilihat dengan sudut pandang filsafat maka jadilah ia "filsafat pendidikan Islam", bahkan urusan aqidah pun harus ditinjau dengan filsafat sehingga menjadi "filsafat theologi Islam".
Namun anehnya, tak banyak orang yang berkomentar tajam, "kenapa semuanya harus serba filsafat" ?

Tapi ketika berbagai keilmuan harus ditinjau dengan nash, ushul, dll, banyak yang berkomentar, "jangan serba nash, jangan serba wahyu, jangan serba ushul, jangan serba fiqh, dll"

Jadi kalau serba filsafat tidak bermasalah tapi kalau serba nash, ushul, fiqh, dalil, dipermasalahkan ????!!!!

Kalau begini adanya, kemana ayat Allah yang ini akan dipakaikan ?!

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا} [النساء : 59]
" Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya". (QS. al-Nisa' 4:59)

 

Penulis : Buya Gusrizal Gazahar
FB : https://www.facebook.com/buyagusrizal.gazahar.1 



Post related
  • Kolom : Perpisahan yang Memilukan
  • Kolom : Kalau Gagal Faham, Jangan Menyerah Kepada Syaithan
  • Sejarah Dan Filsafat
  • Tags
    KolomBuya Gusrizal GzaharFilsafat
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2114
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2114
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 490
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 1010
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 334
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 57
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...