SYAARAR.COM

Kolom : Bukan Hanya Haram Tapi Juga Pelecehan
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 02 Mei 2016, 17:35:4
Dibaca : 3240

Buya Gustizal Gazahar

"Bukan Hanya Haram Tapi Juga Pelecehan"

Masih saja ada yang mempertunjukkan kenakalan atau bisa jadi kebodohan.
Setiap saat bersorak menolak pandangan para ulama dengan tuduhan "berpikiran sempit" dan "berfikir tekstual tanpa melihat konteks".

Anehnya, ketika ada suatu persoalan yang harus mereka bela maka berfikir tekstual tersebut, tanpa malu dipergunakan sebagai tameng.

Coba lihat hujjah para pembela "kafir masuk masjid untuk mengejar kekuasaan di tengah mayoritas umat Islam" !

Mereka pakai kisah para tokoh nashrani Najran yang datang ke Madinah dan berdialog dengan Rasulullah saw tentang aqidah dan kedudukan mereka di tengah kaum muslimin. Ujung dari dialog itu adalah 'Izzatul Islam wal Muslimin (kemulian Islam dan Kaum Muslimin).

Ini tentu telah bersesuaian dengan firman Allah swt:

 

وَإِنْ أَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْلَمُونَ

"Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui".
(QS. al-Taubah 9:6)

 

Dan juga bersesuaian dengan petunjuk Allah swt dalam firman-NYA:

 

قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّىٰ يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَن يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ

"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk". (QS. al-Taubah 9:29)

 

Bagaimana kasus "Kafir Masuk Masjid" yang ingin mendulang dukungan dan sokongan untuk mencari kekuasaan disamakan dengan kehadiran tokoh nashrani najran itu ??????

Bertaubatlah wahai saudara-saudaraku dari pembelaan buta yang hanya akan membuat umat ini terjajah sebagaimana yang telah dirasakan di Jakarta.

Alangkah rendahnya nalar orang yang menyamakan dua kasus yang berbeda konteksnya dan esensinya.

Penerimaan Rasulullah terhadap tokoh-tokoh nashrani Najran adalah untuk mendakwahi mereka dan meluruskan kesesatan mereka serta kekufuran mereka sedangkan kehadiran "Tokoh Kafir Nashrani" hari ini ke masjid kaum muslimin adalah untuk membujuk kaum muslimin agar menyerahkan kekuasaan kepadanya.

Kehadiran tokoh-tokoh nashrani Najran menemui Rasulullah saw dengan posisi "tunduk" dan "rendah" dan berujung dengan pembayaraan "jizyah" (pajak) sebagai bukti ketundukan kepada pemerintahan Daulah Islam adapun kehadiran Tokoh Kafir hari ini ke Masjid dengan segala kebanggaannya yang disambut dengan cium tangan umat dan berujung dengan tergadainya aqidah dan harga diri kaum muslimin.

Samakah dua kasus itu wahai orang-orang yang berakal ????

Jadi, kehadiran tokoh kafir itu di masjid bukan saja haram hukumnya tapi sudah merupakan pelecehan terhadap Rumah Allah dan kaum Muslimin apalagi sampai dicium pula tangannya oleh umat.

Khusunya umat Islam di Ranah Minang, jangan sampai hal ini terjadi di Tanah Bundo Kanduang ini dan seluruh umat wajib menolak perlakuan seperti ini kalau memang kita masih punya harga diri sebagai orang yang beriman !

Penulis : Buya Gusrizal Gazahar
FB : https://www.facebook.com/buyagusrizal.gazahar.1 



Post related
  • Hikmah : Marhaban Ya Ramadhan
  • Quote : Islam Dan Pluralitas
  • Joke : Manfaat Menangis
  • Hikmah : Umar bin Abdul Aziz Menunda Hukuman Karena Marah
  • Jam Tangan Pria Casual
    Tags
    KolomBuya Gusrizal GazaharMasjid
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2114
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2114
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 490
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 1010
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 334
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 57
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...