SYAARAR.COM

Kolom : Di Persimpangan
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 09 Mei 2016, 14:06:2
Dibaca : 2542

Buya Gusrizal Gazahar

"Di Persimpangan"

Tidak diragukan lagi bahwa al-hilmu(lapang dada) dan al-anaah(penuh pertimbangan) adalah dua sifat yang terpuji dan dicintai oleh Allah 'azza wa jalla.

Rasulullah saw pernah menyatakan itu kepada Asyaj 'Abdil Qays ketika mengunjungi Madinah bersama kaumnya.

Rasulullah saw bersabda:

«إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللهُ: الْحِلْمُ، وَالأَنَاةُ» (رواه مسلم)

"Sesungguhnya pada dirimu ada dua hal yang dicintai oleh Allah swt yaitu; lapang dada dan penuh pertimbangan". (HR. Muslim)

 

Kedua sifat mulia ini biasanya melahirkan sikap santun pada diri seseorang. Santun itu lah yang disebut dengan al-rifqu dalam hadits Rasulullah saw:

 

عن عائشة رضي الله عنها أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إن الله رفيق يحب الرفق ويعطي على الرفق ما لا يعطي على العنف, وما لا يعطي على ما سواه (رواه مسلم)

"Dari 'Aisyah ra, sesungguhnya Nabi saw bersabda: sesunguhnya Allah itu Maha Penyantun dan mencintai kesantunan. dan menganugerahi kepada sikap santun apa yang tidak diberikan kepada sikap keras dan lainnya”. (HR. Muslim)

 

Namun sayang....

Sikap ini mulai terbalik pasang dalam realita sehari-hari.

Tidak sedikit dari umat Islam yang hilang kesantunan dan bertindak tanpa pertimbangan. Bahkan yang ditokohkan di tengah umat pun ada yang kehilangan dua sifat kecintaan Allah swt tersebut.

Sedangkan di sisi lain, mereka yang berebut dunia malah menampilkan dua sifat terpuji itu sebagai pencitraan.

Jadi jangan heran bila bertemu jamaah dalam suatu masjid, wajahnya lebih tegang dibandingkan para pedagang di pasar yang jelas-jelas menghadapi persaingan.

Bila ini terus berlanjut, akan banyak yang merasa dipersimpangan jalan jika melihat kenyataan.

"Label Terpuji Dengan Perangai Tercela berhadapan dengan Label Tercela Dengan Penampilan Terpuji"

Bagi yang kurang ilmu, tentu akan berada pada posisi "ditangkok ragu/binguang" !

 

Penulis : Buya Gusrizal Gazahar
FB : https://www.facebook.com/buyagusrizal.gazahar.1 




Post related
  • Kolom : Bukan Hanya Haram Tapi Juga Pelecehan
  • Kolom : Dimana Posisi Kita?
  • Kolom : Pengampunan Dari Masyarakat Banyak
  • Kolom : Bolehkah suami memanggil istri dengan ummi atau adek?
  • Tags
    KolomBuya Gusrizal GazaharSantun
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Mutiara Tauhid Bandung
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2114
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2114
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 490
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 1010
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 343
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 57
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...