SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Kolom : Di Persimpangan
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 09 Mei 2016, 14:06:2
Dibaca : 2715

Buya Gusrizal Gazahar

"Di Persimpangan"

Tidak diragukan lagi bahwa al-hilmu(lapang dada) dan al-anaah(penuh pertimbangan) adalah dua sifat yang terpuji dan dicintai oleh Allah 'azza wa jalla.

Rasulullah saw pernah menyatakan itu kepada Asyaj 'Abdil Qays ketika mengunjungi Madinah bersama kaumnya.

Rasulullah saw bersabda:

«إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللهُ: الْحِلْمُ، وَالأَنَاةُ» (رواه مسلم)

"Sesungguhnya pada dirimu ada dua hal yang dicintai oleh Allah swt yaitu; lapang dada dan penuh pertimbangan". (HR. Muslim)

 

Kedua sifat mulia ini biasanya melahirkan sikap santun pada diri seseorang. Santun itu lah yang disebut dengan al-rifqu dalam hadits Rasulullah saw:

 

عن عائشة رضي الله عنها أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إن الله رفيق يحب الرفق ويعطي على الرفق ما لا يعطي على العنف, وما لا يعطي على ما سواه (رواه مسلم)

"Dari 'Aisyah ra, sesungguhnya Nabi saw bersabda: sesunguhnya Allah itu Maha Penyantun dan mencintai kesantunan. dan menganugerahi kepada sikap santun apa yang tidak diberikan kepada sikap keras dan lainnya”. (HR. Muslim)

 

Namun sayang....

Sikap ini mulai terbalik pasang dalam realita sehari-hari.

Tidak sedikit dari umat Islam yang hilang kesantunan dan bertindak tanpa pertimbangan. Bahkan yang ditokohkan di tengah umat pun ada yang kehilangan dua sifat kecintaan Allah swt tersebut.

Sedangkan di sisi lain, mereka yang berebut dunia malah menampilkan dua sifat terpuji itu sebagai pencitraan.

Jadi jangan heran bila bertemu jamaah dalam suatu masjid, wajahnya lebih tegang dibandingkan para pedagang di pasar yang jelas-jelas menghadapi persaingan.

Bila ini terus berlanjut, akan banyak yang merasa dipersimpangan jalan jika melihat kenyataan.

"Label Terpuji Dengan Perangai Tercela berhadapan dengan Label Tercela Dengan Penampilan Terpuji"

Bagi yang kurang ilmu, tentu akan berada pada posisi "ditangkok ragu/binguang" !

 

Penulis : Buya Gusrizal Gazahar
FB : https://www.facebook.com/buyagusrizal.gazahar.1 




Post related
  • Kolom : Bukan Hanya Haram Tapi Juga Pelecehan
  • Kolom : Dimana Posisi Kita?
  • Kolom : Pengampunan Dari Masyarakat Banyak
  • Kolom : Bolehkah suami memanggil istri dengan ummi atau adek?
  • Hard Disk External 2.5 inch
    Tags
    KolomBuya Gusrizal GazaharSantun
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     

    ©SYAARAR.Com. All rights reserved.
    Table './k4495279_syaarar/sa_stat_page_requested' is marked as crashed and should be repaired