SYAARAR.COM

Fiqih Haji 10 : Sai
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 24 September 2016, 10:57:4
Dibaca : 428

Tawaf Haji

Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-umrah, maka tidak salah kalau dia mengerjakan sai antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui

 

 

DOA SAI

 

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك, اللهم إني أسألك موجبات رحمتك, وعزائم مغفرتك, والسلامة من كل إثم, والفوز بالجنة, والنجاة من النار, اللهم إني أسألك الهدى والتقى والعفاف والغنى, اللهم أعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك. اللهم إني أسألك من الخير كله ما علمت منه وما لم أعلم, وأسألك الجنة وما قرب إليها من قول أو عمل, وأعوذ بك من النار وما قرب إليها من قول أو عمل.

Artinya, " Ya Allah Yang Maha membolak-balikkan hati manusia! Tetapkanlah hatiku pada agama-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu perbuatan-perbuatan baik yang dapat mendatangkan rahamt-Mu, dan perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan ampunan-Mu, dan keselamatan dari segala dosa, dan kemenangan mendapatkan surga, dan bebas dari api neraka. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hidayah, ketakwaan, lindungan dan kekayaan. Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, mensyukuri (nikamt)-Mu dan memperbaiki ibadah kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu segala kebaikan --yang aku ketahui ataupun yang tidak aku ketahui--. Aku memohon kepada-Mu surga dan apa yang dapat mendekatkan aku kepadanya lewat perkataan atau perbuatan. Aku berlindung kepada-Mu dari api neraka dan apa yang dapat mendekatkan aku kepadanya lewat perkataan atau perbuatan. "

 

 

SAFA

Disunahkan menaiki bukit Safa dan membaca firman Allah Taala,

 

إن الصفا والمروة من شعائر الله فمن حج البيت أو اعتمر فلا جناح عليه أن يطوف بهما ومن تطوع خيرا فإن الله شاكر عليم

Artinya, " Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-umrah, maka tidak salah kalau dia mengerjakan sai antara keduanya. Barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui." (Al-Baqarah 2:158)

 

Kemudian menghadap ke arah Kakbah sambil mengucapkan,

 

الله أكبر الله أكبر, الله أكبر كبيرا، والحمد لله كثيرا وسبحان الله العظيم وبحمده بكرة وأصيلا، لا إله إلا الله وحده، أنجر وعده، ونصر عبده، وهزم الأحزاب وحده لا إله إلا الله حقا حقا، لا إله إلا الله تعبدا ورقا، لا إله إلا الله ولا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين.

Artinya, " Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah benar-benar Maha Besar. Segala puji yang banyak hanya untuk Allah. Dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung, dan dengan memujinya pada waktu pagi dan sore hari. Tidak ada tuhan selain Allah semata, yang telah memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan golongan-golongan dengan sendiri. Sungguh-sunguh tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada tuhan selain Allah Yang patut bagi kami untuk menyembah dan menghambakan diri kepada-Nya. Tidak ada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepada-Nya dengan mengikhlaskan segala ketaatan kepada-Nya."

 

 

MARWAH

Disunahkan menaiki bukit Safa dan membaca firman Allah Taala,


إن الصفا والمروة من شعائر الله فمن حج البيت أو اعتمر فلا جناح عليه أن يطوف بهما ومن تطوع خيرا فإن الله شاكر عليم

Artinya, " Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-umrah, maka tidak salah kalau dia mengerjakan sai antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui." (Al-Baqarah 2:158)

 

Kemudian menghadap ke arah Kakbah sambil mengucapkan,

 

الله أكبر الله أكبر, الله أكبر كبيرا، والحمد لله كثيرا وسبحان الله العظيم وبحمده بكرة وأصيلا، لا إله إلا الله وحده، أنجر وعده، ونصر عبده، وهزم الأحزاب وحده لا إله إلا الله حقا حقا، لا إله إلا الله تعبدا ورقا، لا إله إلا الله ولا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين.

Artinya, " Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah benar-benar Maha Besar. Segala puji yang banyak hanya untuk Allah. Dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung, dan dengan memujinya pada waktu pagi dan sore hari. Tidak ada tuhan selain Allah semata, yang telah memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan golongan-golongan dengan sendiri. Sungguh-sunguh tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada tuhan selain Allah Yang patut bagi kami untuk menyembah dan menghambakan diri kepada-Nya. Tidak ada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepada-Nya dengan mengikhlaskan segala ketaatan kepada-Nya."

 

Sai - Dalil

  1. Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa ia berkata,"Para sahabat mengerjakan umrah (pada musim haji) bersama Rasulullah saw. sebelum haji. Ketika Rasulullah saw. tiba di Mekah, beliau bersabda kepada para sahabat, "Barangsiapa yang memiliki hewan kurban, maka tidak halal baginya sesuatu yang diharamkan (karena ihram) sampai ia menyelesaikan ibadah haji. Barangsiapa yang tidak memilikinya, maka hendaklah ia tawaf di Baitullah kemudian sai di antara Safa dan Marwah."

Sahih Bukhari : Kitab Haji : No : 1578
Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2159
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 2682
Sunan Abu Daud : Kitab Manasik : No : 1540
Musnad Ahmad : Musnad sahabat yang banyak meriwayatkan : No : 5976

 

2. Allah berfirman:

إن الصفا والمروة من شعائر الله فمن حج البيت أو اعتمر فلا جناح عليه أن يطوف بهما ومن تطوع خيرا فإن الله شاكر عليم

Artinya, " Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah. Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji ke Baitullah atau umrah, maka tidak ada salahnya dia mengerjakan sai antara keduanya. Barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui. " (Al-Baqarah 2:158)

 

3. Hadis riwayat Jabir tentang haji, " Rasulullah saw. setelah selesai melaksanakan tawaf, keluar dari pintu menuju Safa, kemudian membaca:

 

Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2137
Suanan Abu Daud : Kitab Manasik : No : 1682
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 3065
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 14080
Sunan Darami : Kitab Manasik : 1778

 

إن الصفا والمروة من شعائر الله

Artinya, " Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah,” (Al-Baqarah 2:158)

 

lalu membaca: 

 

نبدأ بما بدأ الله به

Artinya, " Kami memulai sesuai dengan urutan yang diajarkan oleh Allah." Beliaupun langsung naik ke bukit Safa, ketika beliau memandang ke arah Kabah beliau bertakbir. "

 

Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2137
Suanan Abu Daud : Kitab Manasik : No : 1682
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 3065
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 14080
Sunan Darami : Kitab Manasik : 1778

 

4. Diriwayatkan dari Habibah binti Abi Tajrah, dia mendengar Rasulullah saw.bersabda,"Bersailah! karena sesungguhnya Allah telah mewajibkan sai atas kalian."

 

Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Orang Yang Berkata : No : 26101, dan 26102

 

 

Sai - Fiqih Haji

 

No

PEKERJAAN

HUKUM

HANAFI

MALIKI

SYAFI`I

HANBALI

1.

Sai antara Safa dan Marwa

Wajib

Rukun

Rukun

Rukun

2.

Niat sai

Tidak disyaratkan

Tidak disyaratkan

Tidak disyaratkan

Syarat

3.

Menyalami hajar aswad sebelum melaksanakan sai

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

4.

Sai setelah tawaf

Syarat

Syarat

Syarat

Syarat

5.

Sai dilakukan secara berturut-turut setelah tawaf

Sunah

Wajib tidak dipisahkan denganwuquf di Arafah

Wajib tidak dipisahkan denganwuquf di Arafah

Syarat

6.

Sai sebelum wukuf di Arafah bagi yang berkeharusan melaksanakan tawaf qudum

Sunah

Wajib

Boleh

Wajib

7.

Melaksanakan sai setelah tawaf ifadah bagi yang tidak berkeharusan tawaf qudum

Sunah

Wajib

Boleh

Wajib

8.

Masuk untuk sai melalui pintu Safa

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

9.

Suci dari najis dan hadas ketika sai

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

10.

Memulai sai dari Safa dan mengakhirinya di Marwa

Wajib

Syarat

Syarat

Syarat

11.

Naik ke puncak Safa dan Marwa

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

12.

Berdoa di atas bukit Safa dan Marwa

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

13.

Menyerempangkan kain ihram (menutup pundak kiri dan membiarkan yang kanan) ketika sai

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

14.

Melaksanakan sai dengan berjalan bagi yang mampu

Wajib

Wajib

Sunah

Syarat

15.

Berzikir dan berdoa ketika sai

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

16.

Sai di tempat sai

Syarat

Syarat

Syarat

Syarat

17.

Menyempurnakan batas antara Safa dan Marwa

Wajib

Wajib

Wajib

Wajib

18.

Lari-lari kecil di antara dua batas lampu hijau

Sunah

Sunah

Sunah

Sunah

19.

Sai tujuh putaran

4 Rukun + 3 Wajib

Syarat

Syarat

Syarat

20.

Berturut-turut antara masing-masing putaran sai

Sunah

Syarat

Sunah

Syarat

 

Sai - Larangan

No

PEKERJAAN

HUKUM

HANAFI

MALIKI

SYAFI`I

HANBALI

1.

Melakukan sai naik kendaraan tanpa uzur

Denda seekor kambing

Denda seekor kambing

Tidak apa-apa

Harus mengulangi

2.

Melaksanakan sai sebelum tawaf

Denda seekor kambing

Harus mengulangi

Harus mengulangi

Harus mengulangi

3.

Memulai sai tidak dari bukit Safa

Denda seekor kambing

Harus mengulangi

Harus mengulangi

Harus mengulangi

4.

Orang yang sedang umrah bersenggama setelah sai sebelum memotong (rambut)

Denda seekor kambing

Denda seekor kambing

Denda seekor unta dan harus qadha

Denda seekor kambing

5.

Orang yang sedang umrah bersenggama sebelum melaksanakan sai

Denda seekor kambing

Denda seekor kambing

Denda seekor unta dan harus qadha

Denda seekor unta dan harus qadha

6.

Meninggalkan tiga putaran sai (kurang tiga putaran)

Denda seekor kambing

Harus mengulangi

Harus mengulangi

Harus mengulangi

7.

Tidak melakukan sai antara Safa dan Marwa

Denda seekor kambing

Harus mengulangi

Harus mengulangi

Harus mengulangi


Sai - Lokasi

Lokasi Sai

 

Sai - Waktu

Sai I

Setelah tawaf sampai tergelincir matahari pada hari Arafah, tanggal 9 Zulhijah.

Sai II

Dari terbit fajar hari Nahr, tanggal 10 Zulhijah, jika tidak melakukan sai setelah tawaf Qudum, sampai akhir hari Tasyriq tanggal 13 Zulhijah (menurut ulama Syafi`iah dan Hanabilah tidak ada akhirnya).

 





Post related
  • Fiqih Haji 9 : Tawaf Qudum
  • Fiqih Haji 8 : Pengantar Fiqih Haji, Ihram Dari Mikat
  • Fiqih Haji 7 : Pengantar Fiqih Haji, Haji Anak Kecil
  • Fiqih Haji 6 : Pengantar Fiqih Haji, Haji Wanita
  • Tags
    Fiqih HajiPengantar Fiqih HajiSai
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Last Posted
    Content-Image
    Dibaca : 9
    Normalkah bila memburu rezeki dijadikan nomor satu, sementara memburu amal soleh dijadikan nomor dua?   Normalkah untuk sesuatu ...

  • Fiqih Haji 18 : Tawaf Ifadah
  • Fiqih Haji 15 : Bertolak Ke ...
  • Note : Ampunkan Seorang Lelaki Ya ...
  • Quote : Hidup Bermanfaat
  • RENUNGAN MUTIARA TAUHID #40 : TAMPIL ...
  • Mutiara Tauhid
    Risalah Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 1916
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 1916
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 367
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Anak-anak tidak diwajibkan melaksanakan ibadah haji. Apabila dia telah melaksanakan haji, hajinya ...

    Content-Image
    Masih ingat dengan suami istri di keluarga Inggris yang Melahirkan 14 Anak Dengan Cinta. Berikut ...

    Content-Image
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...