SYAARAR.COM

Kolom : Benang Merah
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 09 November 2016, 11:25:4
Dibaca : 333

Buya Gusrizal Gazahar

"Saya mau bertanya"

Kira-kira qawa'id tafsir "benang merah" itu apa ya ?

Kalau saya nggak bisa faham, mudah-mudahan tidak dijawab dengan "hanya yang mengucapkan istilah itu yang bisa menafsirkannya".

Kalau nggak faham juga, jangan dicap "sakit otak" ya....

Tapi ya sudahlah....!

Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua agar tidak perlu memaksakan diri untuk harus memahami bila memang tidak dalam keahlian kita.

Tak perlu bangga berbeda dengan orang banyak atau melawan arus bila argumentasi yang dikemukakan hanya berbentuk "kalimat pasif menyembunyikan subjek" karena sikap seperti itu adalah "menangkap kaba bagalau" yang tidak disukai oleh Rasulullah saw:


عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ وَمَنْعًا وَهَاتِ وَوَأْدَ الْبَنَاتِ
وَكَرِهَ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ (رواه بخاري)
"Dari a-Mughirah bin Syu'bah, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu sekalian durhaka kepada kedua orang tua, tidak suka memberi namun suka meminta-minta dan mengubur anak perempuan hidup-hidup.
Dan membenci atas kalian tiga perkara, yaitu; mengatakan sesuatu yang baru sebatas dikatakan orang, banyak bertanya dan menyia-nyiakan harta." (HR. al-Bukhari)

Alangkah bijaknya dan terhormatnya bila kita bisa mengembalikan sesuatu persoalan kepada mereka yang bercucuran keringat dan berhabis masa untuk mendalaminya.

Sikap itu lah yang harus kita lakukan sebagai umat Islam sebagaimana peringatan Allah swt:


{وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَىٰ أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنبِطُونَهُ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلًا} [النساء : 83]
"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)". (QS. al-Nisa' 4:83)

Wallahu a'lam.

 

Buya Gusrizal Gazahar



Post related
  • Kolom : Polusi Aroma Penistaan
  • Kolom : Dokter Gigi Memeriksa Kandungan
  • Kolom : Ahli Nilai Misterius
  • Khasanah : Tafsir Pengkhianat
  • Multipan / Panci Serbaguna
    Tags
    KolomBuya Gusrizal GazaharMufassir
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Mutiara Tauhid Bandung
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2114
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2114
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 490
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 1010
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 349
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 57
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...