SYAARAR.COM

Kolom : Kembalilah kepada kesadaran berbangsa
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 26 Desember 2016, 09:35:0
Dibaca : 527

Buya Gusrizal Gazahar

"Kembalilah kepada kesadaran berbangsa"

Kecintaan kepada tanah air merupakan semangat yang mengalir dalam darah setiap putra-putri yang menyadari bahwa pendahulunya telah berkorban jiwa dan raga untuk negeri ini (Indonesia).

Membela dan mempertahankannya merupaka komitmen yang menjadi bahagian dari kecintaan dan syukur atas nikmat Allah swt.

Masyarakat Minang yang turun dalam aksi 212 adalah orang-orang yang terpanggil keimanan mereka dan orang-orang yang penuh harap kepada Allah swt agar para penegak hukum bisa dibukakan pintu hati mereka untuk menegakkan keadilan.

Di hadapan jutaan orang saya katakan bahwa "kami datang bukan untuk membuat rusuh".

Pernyataan itu telah kami buktikan dalam sikap. Kami suarakan harapan itu pada 212 dan kami coba kembali membangun harapan tersebut di dalam hati ketika pulang menuju ke ranah minang. Padahal hati kami telah kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum yang berkeadilan di negeri ini dalam kasus penista agama.

Di saat kami menunggu seperti ini, janganlah diusik lagi harapan itu sehingga membuat sebagian atau mungkin seluruh dari kami yang turun ke Jakarta pada 212 seperti tertuduh akan membuat kerusuhan.

Bagi kaum muslimin, serigala pun kami pandang tak bersalah walaupun darahnya telah melumuri pakaian seorang terhormat seperti Nabi Yusuf as apatah lagi tak ada angin tak ada ribut tiba-tiba saja gelombang jadi menggila.

Wahai para pemegang kekuasaan !

Bila saudara-saudara telah menyatakan bahwa aksi 212 itu adalah suatu yang indah dan super damai, jangan lagi dinodai dengan berbagai tuduhan yang hanya akan menyakiti dan membuat kita kehilangan kepercayaan kembali.

Memanggil sebagian dari kami berarti memanggil seluruh kami dan menuduh sebagian dari kami berarti menuduh seluruh kami.

Pegangan masyarakat Minang dalam melangkah bersama tak akan dilupakan:
"Tarandam samo basah, tarapuang samo hanyuik, tatilungkuik samo makan tanah, tatilantang samo minum ambun".

Karena itu, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menghimbau: kembalilah kepada kesadaran berbangsa untuk tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia !

Pedomanilah firman Allah swt:


{فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ} [محمد : 22]
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?" (QS. Muhammad

47:22)

 

Buya Gusrizal Gazahar



Post related
  • Kolom : Fatwa Itu Obat, Terimalah Agar Sehat
  • Kolom : Natal Bersama Dan Mengucapkan Selamat Natal hukumnya "HARAM" (1)
  • Kolom : Indonesia Tanah Air Beta
  • Kolom : Bohong Itu Lingkaran Syaithan
  • Tags
    KolomBuya Gusrizal Gazaharbangsa
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Last Posted
    Content-Image
    Dibaca : 7
    Sebagai sopir taksi, Bedul mendapat seorang penumpang wanita cantik. Dalam perjalanan ke tujuan, tiba-tiba wanita itu pingsan. Bedul pun ...

  • Quote : Orang Paling Benar Dan ...
  • Quote : Kesombongan Tidak Bisa ...
  • Quote :Setiap Yang Berjiwa Akan Mati
  • Sejarah Hari Ini: Wafatnya Nabi ...
  • Quote : Beda Orang Alim Dan Orang ...
  • Mutiara Tauhid
    Akupun Tau
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : MichaelCem
    Dibaca : 26539
    wh0cd792116 shuddha guggulu retrovir cozaar nizoral cream hair loss desyrel buy rulide

    Content-Image
    Dikomentari oleh : HarryRedge
    Dibaca : 26539
    irreproachable website http://howlongaago.com/date/2017/january/15

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 1755
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk


    Hit’s Today
    Content-Image
    Rumah Terbalik

    Content-Image
    Berbagai pemandangan di dunia dijadikan sebagai latar belakang di mata uang berbagai negara, ...

    Content-Image
    Dia ingin membalas kebaikan suaminya itu untuk dicarikan istri yang bijak, pendengar, pengertian ...