SYAARAR.COM

Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 7 : As-Shaff
Ditulis oleh : Admin
Tanggal : 11 Maret 2017, 15:27:3
Dibaca : 311

Tafsir Al-'Usyr Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir

Muqaddimah:

Surat Ash-Shaff terdiri atas 14 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai dengan "Ash-Shaff", karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata "Shaffan" yang berarti "satu barisan". Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menemui apa yang dimurkai-Nya. Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya. Pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktekkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.

Pokok-pokok isinya:

Semua yang ada di langit  dan di bumi bertasbih kepadan-Nya, anjuran berjihad pada jalan Allah. Pengikut-pengikut Nabi Musa dan 'Isa a.s. pernah mengingkari ajaran-ajaran nabi mereka, demikian pula kaum musyrikin Mekkah ingin hendak memadamkan cahaya Allah (agama Islam). Ampunan Allah dan surga dapat dicapai dengan iman  dan berjuang menegakkan kalimat Allah dengan harta dan jiwanya.

JALAN UNTUK MENCAPAI KEMENANGAN

Keharusan umat Islam mempertahankan agamanya dalam barisan yang teratur.

 

  1. Bertasbihlah kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi, dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

  1. Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

  1. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

  1. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

  1. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya; "Hai kaumku, mengapa kemau menyakitiku, sedangkan kamu mengetahui bahwa sesungguhnya aku ada;ah utusan Allah kepadamu? Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka1 dan Allah tiada memberipetunjuk kepada kaum yang fasik.

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ ۖ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

  1. Dan (ingatlah) ketika 'Isa Putera Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ

  1. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang zalim.

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُوَ يُدْعَىٰ إِلَى الْإِسْلَامِ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

  1. Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.

يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

  1. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci.

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Kemenangan dapat diperoleh hanya dengan pengorbanan.

 

  1. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

  1. (yaitu) kamu berimana kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

  1. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam Surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar.

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

  1. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا ۖ نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

  1. Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong-penolong (agama) Allah sebagaimana 'Isa Putera Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia berkata: "Kami penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan (yang lain) kafir, maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ ۖ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ ۖ فَآمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ ۖ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَىٰ عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ

 

PENUTUP:

Surat ini menganjurkan supaya orang-orang mu'min selalu menyesuaikan ucapan dengan perbuatan dan menerima tawaran Allah yaitu ampunan-Nya dan surga dapat dicapai dengan iman dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa.

HUBUNGAN SURAT ASH-SHAFF DENGAN SURAT AL-JUMU'AH:

  1. Sama-sama dimulai dengan "sabbaha lillahi", bertasbihlah kepada Allah dan bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
  2. Pada surat As-Shaff ini ada kaum yang sesat dan fasik, sedang pada surat Al-Jum'ah diterangkan lagi bahwa mereka adalah orang yang bodoh seperti keledai yang membawa buku-buku yang banyak, tetapi tidak dapat memahaminya.

Catatan Kaki:

  1. Maksudnya: karena mereka berpaling dari kebenaran, maka Allah menyesatkan hati mereka sehingga mereka bertambah jauh dari kebenaran.


Post related
  • Kolom : Ahli Nilai Misterius
  • Khasanah : Tafsir Pengkhianat
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 6 : Al Mumtahanah
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 5 : Al-Hasyr
  • USB Flash Disk Password Protection
    Tags
    ReligiousAl-Qur'anTafsirTafsir Al-'UsyrAs-Shaff
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Akupun Tau
    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 1261
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 347
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 43
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...