SYAARAR.COM

Kolom : Perang Pemikiran
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 04 Juni 2017, 13:23:3
Dibaca : 259

Writing And Pen

Heboh dunia maya, perang status dan pemikiran sudah menjadi keseharian yang tidak pernah sepi.

 

Kita boleh tidak setuju dengan pemikiran seseorang. Baik itu yang dilewatkan dalam bentuk status ataupun tulisan.

 

Kita tidak boleh menghinakan apalagi menistakannya, karena apa yang dia tuliskan adalah pemahaman yang sudah dia dapatkan dari berbagai literatur dan sumber yang dia miliki selama ini, termasuk lingkungan dunia pendidikan dan lingkungan keluarga.

 

Kita sebagai orang yang berbeda pendapat dengan dia bisa melakukan bantahan dengan membuat tulisan lain tanpa harus menghinakan dia. Tentu dilakukan dengan bahasa yang santun. Tidak lupa dengan sumber dan data yang valid.

 

Buya Hamka saja dulu menentang rencana Orde Baru dalam membredel tulisan-tulisan Pramoedya Ananta Toer, karena itu tidaklah menyelesaikan masalah. Yang harus dilakukan adalah membuat tulisan-tulisan yang membantah tulisan-tulisan Pramoedya Ananta Tour.

 

Boleh jadi sekarang kita atau pemerintah bisa melalukan segala cara untuk memberangus pemikiran seseorang, tapi waktu akan membuka kembali pemikiran dan pemahaman itu.

 

Demikian juga dengan status dan tulisan-tulisan yang ada di media sosial. Kita tidak bisa menghinakan apalagi membenci penulisnya. Tapi buatlah bantahan dalam bentuk status atau tulisan juga.

 

Maka kita sebagai orang yang beradab dan santun, tentu tidak ingin dikatakan sebagai orang yang hina. Maka lakukanlah tugasmu untuk meluruskan penyimpangan-pentimpangan yang ada didepanmu dengan santun dan terhormat.

 

Penghinaan dan caci maki bukanlah untuk menyelesaikan masalah, karena itu hanya akan memperlihatkan kwalitas dirimu yang hanya bisa menghina dan mencaci orang.

 

Jika kita tidak punya ilmu untuk membantahnya, masih banyak orang diluar sana yang punya kapasitas untuk membantahnya.

 

BSD, 4 Juni 2017 13:03



Post related
  • Quote : Pengakuan Status Medsos
  • Para Caleg Yang Sakit Jiwa
  • Tags
    OpinionPemikiranPerang PemikiranMedsosMedia Sosial
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Last Posted
    Content-Image
    Dibaca : 9
    Normalkah bila memburu rezeki dijadikan nomor satu, sementara memburu amal soleh dijadikan nomor dua?   Normalkah untuk sesuatu ...

  • Fiqih Haji 18 : Tawaf Ifadah
  • Fiqih Haji 15 : Bertolak Ke ...
  • Note : Ampunkan Seorang Lelaki Ya ...
  • Quote : Hidup Bermanfaat
  • RENUNGAN MUTIARA TAUHID #40 : TAMPIL ...
  • Mutiara Tauhid
    Akupun Tau
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 1916
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 1916
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 367
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Anak-anak tidak diwajibkan melaksanakan ibadah haji. Apabila dia telah melaksanakan haji, hajinya ...

    Content-Image
    Masih ingat dengan suami istri di keluarga Inggris yang Melahirkan 14 Anak Dengan Cinta. Berikut ...

    Content-Image
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...