SYAARAR.COM

Fiqih Haji 16 : Melontar Jumrah Aqabah
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 13 September 2017, 10:57:4
Dibaca : 69

Ibadah Haji

Bertalbiah sampai tiba di jumrah Aqabah. Setelah berhenti talbiah, posisikanlah Kakbah di sebelah kiri Anda dan Mina di sebelah kanan, setelah itu, menghadaplah ke Jumrah dan lontarkanlah kerikil yang telah anda siapkan satu persatu sambil bertakbir setiap lontaran.

Melontar Jumrah Aqabah - Dalil

Hadis riwayat Jabir, dia berkata, "Rasulullah saw. melontar jumrah pada hari Nahr (Idul Adha) pada waktu dhuha, sedangkan hari-hari berikutnya beliau lakukan setelah tergelincir matahari (setelah masuk waktu Zuhur)."

Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2290
Sunan Tirmizi : Kitab Haji : No : 818
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 3013
Sunan Abu Daud : Kitab Manasik : No : 1681
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 3044
Musnad Ahmad : Musnad Sepuluh Orang Yang Diproyeksikan Masuk Surga : No : 3834, dan 14144
Sunan Darami : Kitab Manasik : No : 1817

Melontar Jumrah - Fiqih Haji

No PEKERJAAN HANAFI MALIKI SYAFI`I HANBALI
1. Mengambil kerikil di Muzdalifah atau dari tempat lain selain di jumrah Sunah Sunah Sunah Sunah
2. Melontar Jumrah Aqabah pada Hari Raya Kurban Wajib Wajib Wajib Wajib
3. Melontar tiga jumrah pada hari-hari tasyrik setelah matahari tergelincir Wajib Wajib Wajib Wajib
4. Melontar di antara waktu matahari terbit hingga tergelincir Sunah Sunah Sunah Sunah
5. Tidak menunda-nunda melontar sampai malam hari Sunah Wajib Sunah Sunah
6. Alat pelontar adalah batu Sunah Syarat Syarat Syarat
7. Mencuci batu kerikil bila kesuciannya dari najis diragukan Sunah dan ada pendapat tidak mustahab Tidak Mustahab Sunah Sunah dan ada pendapat tidak mustahab
8. Menggunakan kerikil kecil, lebih kecil dari ujung jari Wajib Sunnah Sunah Wajib
9. Melontar dengan kerikil baru (bukan bekas pakai yang terdapat di jumrah) Sunah Syarat Sunah Sunah
10. Melontar dengan tangan kanan Sunah Sunah Sunah Sunah
11. Melontar setiap jumrah dengan tujuh kerikil Lima kerikil, diterima Sunah Sunah Lima kerikil, diterima
12. Bertakbir pada setiap lontaran Sunah Sunah Sunah Sunah
13. Kerikil mengenai sasaran lontaran Syarat Syarat Syarat Syarat
14. Tidak berhenti setelah melontar Jumrah Aqabah Sunah Sunah Sunah Sunah
15. Imam berkhotbah pada hari Raya Kurban setelah melontar Jumrah Aqabah Sunah Tidak disunahkan Sunah Sunah
16. Melontar Jumrah Aqabah, menyembelih dan mencukur dilakukan secara berurutan Sunah Mencukur dan bertolak untuk thawaf wajib diakhirkan setelah melontar Sunah Sunah
17. Melontar dengan berurutan, mulai dari jumrah Shugra, Wustha dan Aqabah Syarat Syarat Syarat Syarat
18. Berhenti untuk berdoa dengan menghadap kiblat setelah melontar jumrah Shugra dan Wustha Sunah Sunah Sunah Sunah
19. Imam berkhotbah setelah Zuhur tanggal 11 Zulhijah Tidak disunahkan Sunah Tidak disunahkan Tidak disunahkan
20. Imam berkhotbah setelah Zuhur tanggal 12 Zulhijah Sunah Tidak disunahkan Sunah Sunah
21. Pergi ke Mekah sebelum matahari terbenam tanggal 12 Zulhijah Mubah Mubah Mubah Mubah

 

Melontar Jumrah - Larangan

No PEKERJAAN HANAFI MALIKI SYAFI`I HANBALI
1. Menunda-nunda melontar seluruh jumrah sampai akhir hari Tasyrik Denda seekor kambing Denda seekor kambing Tidak apa-apa Tidak apa-apa
2. Kurang satu batu dalam melontar jumrah >Harus bersedekah Denda seekor kambing Satu mud makanan Bayar satu mud makanan
3. Kurang tiga batu dalam melontar jumrah Setiap lontaran diganti dengan sedekah Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing
4. Tidak melontar ketiga jumrah pada hari Tasyrik Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing

 

Melontar Jumrah Aqabah - Lokasi

Melontar Jumroh

 

Melontar Jumrah Aqabah - Waktunya

Dari terbit fajar hari Nahr, tanggal 10 Zulhijah (menurut ulama Syafi`iah dan Hanabilah boleh dari pertengahan kedua malam hari Nahr). Adapun waktu berakhirnya terdapat perbedaan pendapat:

  • Menurut ulama Hanafi: Sampai terbit fajar pada hari kedua,
  • Menurut ulama Maliki: Sampai terbenam matahari pada hari Nahr.
  • Menuru ulama Syafi`iah dan Hanabilah: Sampai akhir hari Tasyriq tanggal 13 Zulhijah.

 



Post related
  • Fiqih Haji 15 : Bertolak Ke Muzdalifah
  • Fiqih Haji 14 : Wukuf Di Arafah
  • Fiqih Haji 13 : Bermalam di Mina
  • Fiqih Haji 12 : Ihram Haji Tamattu
  • Tags
    Fiqih HajiPengantar Fiqih HajiMelontar Jumrah Aqabah
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Mutiara Tauhid Bandung
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2111
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2111
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 489
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 21
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 9
    Di dalam pedoman MUI, ada sepuluh paling tidak suatu paham yang dinyatakan sesat, sebagaimana ...

    Content-Image
    Dibaca : 6
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...