SYAARAR.COM

Fiqih Haji 19 : Melontar Jumrah
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 16 September 2017, 19:43:4
Dibaca : 19

Ibadah Haji

Berangkatlah ke tempat jumrah setelah tergelincir matahari dan mulailah dari jumrah Shughra'(pertama) yang terletak dekat mesjid Khaif, lontarlah dengan tujuh kerikil satu per-satu dan baca pada setiap lontaran: الله أكبر sambil menghadap kiblat. Angkat kedua tangan dan berdoalah sepanjang surah Al Baqarah. Kemudian lontarlah jumrah Wushtha (tengah) seperti sebelumnya, dengan menghadap kiblat sambil mengangkat tangan dan berdoa. Kemudian lontarlah jumrah Aqabah dengan tujuh lontaran dengan menjadikan Baitullah sebelah kiri Anda dan Mina sebalah kanan.

 

Melontar Jumrah - Dalil

Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. bahwa, " Dia melontar jumrah yang paling dekat dengan tujuh batu sambil bertakbir pada tiap-tiap lemparan, dia maju (ke arah jumrah berikutnya) sambil membaca tahlil, lalu dia berdiri menghadap kiblat dan berdoa agak lama sambil mengangkat kedua tangannya. Kemudian melontar jumrah wusta (yang tengah) seperti itu juga. Kemudian dia bergeser ke sebelah kiri sambil membaca tahlil dan berdiri menghadap kiblat lalu berdoa agak lama sambil mengangkat kedua tangannya. Kemudian dia melontar jumrah Aqabah dari tengah-tengah lembah, dia tidak berdiri di dekatnya. " 

Kemudian dia berkata, "Demikianlah saya lihat Rasulullah saw. lakukan. "

Sahih Bukhari : Kitab Haji : No : 1633

 

Melontar Jumrah - Fiqih Haji

No PEKERJAAN HANAFI MALIKI SYAFI`I HANBALI
1. Mengambil kerikil di Muzdalifah atau dari tempat lain selain di jumrah Sunah Sunah Sunah Sunah
2. Melontar Jumrah Aqabah pada Hari Raya Kurban Wajib Wajib Wajib Wajib
3. Melontar tiga jumrah pada hari-hari tasyrik setelah matahari tergelincir Wajib Wajib Wajib Wajib
4. Melontar di antara waktu matahari terbit hingga tergelincir Sunah Sunah Sunah Sunah
5. Tidak menunda-nunda melontar sampai malam hari Sunah Wajib Sunah Sunah
6. Alat pelontar adalah batu Sunah Syarat Syarat Syarat
7. Mencuci batu kerikil bila kesuciannya dari najis diragukan Sunah dan ada pendapat tidak mustahab Tidak Mustahab Sunah Sunah dan ada pendapat tidak mustahab
8. Menggunakan kerikil kecil, lebih kecil dari ujung jari Wajib Sunah Sunah Wajib
9. Melontar dengan kerikil baru (bukan bekas pakai yang terdapat di jumrah) Sunah Syarat Sunah Sunah
10. Melontar dengan tangan kanan Sunah Sunah Sunah Sunah
11 Melontar setiap jumrah dengan tujuh kerikil Lima kerikil, diterima Wajib Wajib Lima kerikil, diterima
12. Bertakbir pada setiap lontaran Sunah Sunah Sunah Sunah
13. Kerikil mengenai sasaran lontaran Syarat Syarat Syarat Syarat
14. Tidak berhenti setelah melontar Jumrah Aqabah Sunah Sunah Sunah Sunah
15. Imam berkhotbah pada hari Raya Kurban setelah melontar Jumrah Aqabah Sunah Tidak disunahkan Sunah Sunah
16. Melontar Jumrah Aqabah, menyembelih dan mencukur dilakukan secara berurutan Sunah Mencukur dan bertolak untuk thawaf wajib diakhirkan setelah melontar Sunah Sunah
17. Melontar dengan berurutan, mulai dari jumrah Shugra, Wustha dan Aqabah Syarat Syarat Syarat Syarat
18. Berhenti untuk berdoa dengan menghadap kiblat setelah melontar jumrah Shugra dan Wustha Sunah Sunah Sunah Sunah
19. Imam berkhotbah setelah Zuhur tanggal 11 Zulhijah Tidak disunahkan Sunah Tidak disunahkan Tidak disunahkan
20. Imam berkhotbah setelah Zuhur tanggal 12 Zulhijah Sunah idak disunahkan Sunah Sunah
21. Pergi ke Mekah sebelum matahari terbenam tanggal 12 Zulhijah Mubah Mubah Mubah Mubah

 

Melontar Jumrah - Larangan

No PEKERJAAN HANAFI MALIKI SYAFI`I HANBALI
1. Menunda-nunda melontar seluruh jumrah sampai akhir hari Tasyrik Denda seekor kambing Denda seekor kambing Tidak apa-apa Tidak apa-apa
2. Kurang satu batu dalam melontar jumrah Harus bersedekah Denda seekor kambing Satu mud makanan Bayar satu mud makanan
3. Kurang tiga batu dalam melontar jumrah Setiap lontaran diganti dengan sedekah Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing
4. Tidak melontar ketiga jumrah pada hari Tasyrik Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing Denda seekor kambing

 

Melontar Jumrah - Lokasi

 Lokasi Melontar Jumrah

Melontar Jumrah - Waktunya

Dari tanggal 11 Zulhijah sampai tanggal 12 Zulhijah bagi yang ingin nafar awal atau sampai tanggal 13 Zulhijah bagi yang ingin nafar tsani.



Post related
  • Fiqih Haji 18 : Tawaf Ifadah
  • Fiqih Haji 17 : Menyembelih Qurban
  • Fiqih Haji 16 : Melontar Jumrah Aqabah
  • Fiqih Haji 15 : Bertolak Ke Muzdalifah
  • Tags
    Fiqih HajiPengantar Fiqih HajiMelontar Jumrah
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Akupun Tau
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2105
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2105
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 485
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 303
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 158
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 20
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...