SYAARAR.COM

Fiqih Haji 20 : Tawaf Wada (Habis)
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 16 September 2017, 20:32:5
Dibaca : 16

Ibadah Haji

1. Tawaf Wada - Mekah

Allah Taala menamainya dengan Umul Qura, seperti disebutkan dalam firman-Nya:

 

لِتنذر أم القرى ومن حولها

Artinya: " Supaya kamu memberi peringatan kepada Umul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya. " (Asy Syuura 42:7)

 

Allah juga menamainya dengan Baladul Amin, sesuai firman-Nya:

 

والتين والزيتون وطور سينين وهذا البلد الأمين

Artinya, " Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman. " (At Tiin 95:1-3)

 

Sebagaimana Allah juga berfirman:

 

لاأقسم بهذا البلد

Artinya, " Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah). " (Al Balaad 90:1)

 

Di dalam kota Mekah terdapat Rumah Tua yang Allah Taala telah berfirman:

 

وليطوفوا بالبيت العتيق

Artinya, " Hendaklah mereka melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah). " (Al Hajj 22:29)

 

Allah Taala juga berfirman:

 

جعل الله الكعبة البيت الحرام قياما للناس

Artinya "Allah telah menjadikan Kakbah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia." (Al Maa-idah 5:97)

 

 

Nabi Ibrahim as. telah berdoa untuknya:

 

وإذ قال إبراهيم رب اجعل هذا البلد آمنا واجنبني وبني أن نعبد الأصنام

Artinya, "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah) negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala." (Ibrahim 14:35)

 

وإذ قال إبراهيم رب اجعل هذا بلدا آمنا وارزق أهله من الثمرات من آمن منهم بالله واليوم الآخر قال ومن كفر فأمتعه قليلا ثم أضطره إلى عذاب النار وبئس المصير

Artinya, "Ingatlah, ketika Ibrahim berdoa, "Ya Tuhanku! Jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa dan berikanlah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari kemudian." Allah berfirman, "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa mereka menjalani siksa neraka, itulah seburuk-buruk tempat kembali." (Al Baqarah 2:126)

 

وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى، وعهدنا إلى إبراهيم وإِسماعيل أن طهرا بيتي للطائفين والعاكفين والركع السجود

Artinya, "Ingatlah, ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat, telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud." (Al Baqarah 2:125)

 

Lewat lidah Nabi Ibrahim as. Allah Taala berfirman:

 

ربنا إني أسكنت ذريتي بواد غير ذي زرع عند بيتك المحرم

Artinya, "Ya Tuhan kami! Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati." (Ibrahim 14:37)

 

Ketika kaum kafir Quraisy mengeluarkan Rasulullah saw. dari Mekah, beliau berdiri di atas sebuah gunung dan memandang ke arah kota Mekah dan gunung-gunung yang mengelilinginya seraya bersabda, "Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau (Mekah) adalah negeri yang paling aku cintai dan engkau adalah bumi yang paling dicintai oleh Allah, kalau seandainya orang-orang musyrik tidak mengusirku, niscaya aku tidak akan keluar dari tempatmu."

Dalam kitab Sahih Bukhari dan Sahih Muslim disebutkan,bahwa, " Rasulullah saw. bersabda "Sesungguhnya negeri ini telah diharamkan oleh Allah pada saat Allah menciptakan langit dan bumi, dan dia akan tetap menjadi tanah haram -karena Allah telah mengharamkannya- sampai hari kiamat. "

Pada saat pembebasan kota Mekah, Rasulullah saw. juga pernah berdiri di dekat jumrah Aqabah seraya bersabda,"Demi Allah! Engkau adalah sebaik-baik bumi Allah, dan engkau adalah bumi Allah yang paling aku cintai, seandainya saja aku tidak diusir, niscaya aku tidak akan keluar. Dia (Mekah) tidak halal bagi semua orang sejak sebelumku, dan juga tidak halal bagi semua orang sesudahku, dan yang dihalalkan kepadaku hanyalah sesaat saja pada siang hari itu, kemudian setelah itu dia haram. Tumbuhannya tidak boleh dicabut, binatang-binatangnya tidak boleh diburu dan barang-barang temuannya tidak boleh diambil kecuali untuk diumumkan."

Mekah adalah tanah haram Allah dan tanah haram Rasulullah saw. barang siapa yang memasukinya, maka dia akan aman.

 

Zikir dan Doa


اللهم هذا حرمك وأمنك فحرِّمّني على النار, وآمني من عذابك يوم تبعث عبادك واجعلني من أوليائك وأهل طاعتك. وكان رسول الله (صلى الله عليه وسلم) إذا دخل مكة يقول أيضا:

Artinya, "Ya Allah! Kota Mekah ini adalah tanah haram-Mu dan Engkau yang memberi keamanan di dalamnya, maka haramkanlah atas diriku api neraka dan selamatkanlah aku dari azab-Mu, pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu dan jadikanlah aku termasuk wali-Mu dan termasuk orang-orang yang taat kepada-Mu. "

 

Ketika memasuki kota Mekah beliau berdoa:

 

اللهم لا تجعل منايانا بها حتى تخرجنا منها

Artinya, "Ya Allah! Janganlah Engkau jadikan kematian kami padanya sampai Engkau mengeluarkan kami daripadanya."

 

Bagi orang yang sedang dalam keadaan ihram, ketika melihat kota Mekah hendaklah membaca:

 

اللهم اجعل لي بها قرارا وارزقني فيها حلالا

Artinya, "Ya Allah! Jadikanlah bagiku tempat yang baik di dalamnya dan berilah aku rezeki yang halal padanya."

 

 

2. Tawaf Wada - Masjidilharam

Allah swt. menamakan Masjidilharam atau Kakbah dengan Baitul Atiiq (rumah yang dibebaskan), karena Allah telah membebaskannya dari orang-orang yang zalim. Tidak ada yang berbuat zalim kepadanya. Seperti Allah telah mengirim burung-burung ababil terhadap Raja Abrahah dan tentaranya ketika mereka bermaksud hendak menghancurkan Kakbah.

Allah juga membebaskan orang-orang yang menziarahinya dari azab neraka, ketika Allah mematikan mereka dalam keadaan tauhid dan dalam keadaan Islam.

Kakbah dibangun oleh bapak para nabi, Ibrahim a.s., beserta anaknya, Ismail a.s, atas arahan dari Allah. Firman Allah Taala:

 

وإذ يرفع إبراهيم القواعد من البيت وإسماعيل ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم

Artinya, " Ingatlah, ketika Ibrahim meninggikan (membina) fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Surat Al-Baqarah 2:127)

 

Dengan demikian, Nabi Ibrahim telah membangun mesjid yang paling mulia di atas tanah yang paling mulia. Allah telah mengkhususkan Masjidilharam sebagai salah satu mesjid yang tidak ada perjalanan yang harus dipersiapkan kecuali kepadanya, ke Mesjid Nabi dan ke Masjidilaksa. Sebagaimana Allah juga melipatgandakan pahala salat di Masjidilharam seratus ribu kali lipat dari salat di mesjid-mesjid biasa.

 

Doa dan zikir


أعوذ بالله العظيم وبوجهه الكريم، وسلطانه القديم، من الشيطان الرجيم الحمد لله، بسم الله اللهم صل على محمد رب اغفرلى ذنوبي، وافتح لى أبواب رحمتك

Artinya, " Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Besar, dengan zat-Nya Yang Mulia, dan kekuasaan-Nya yang lama, daripada syaitan yang terkutuk. Segala puji bagi Allah, dengan nama Allah, Ya Allah berikanlah keselamatan bagi Nabi Muhammad saw., Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku, dan bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku. "

 

 

3. Tawaf Wada - Kakbah

Etika memasuki Kakbah: Mandi, bersuci, tidak berdesak-desakan, menghadirkan rasa khusyu' dan rasa rendah diri di dalam hati sedang matanya menangis, tidak mengangkat pandangannya ke atap Kakbah sebagai ungkapan rasa hormat atas kebesaran Allah swt., selalu berzikir kepada Allah.

Diriwayatkan dari Aisyah ra., dia berkata, "Sungguh aneh bagi seorang muslim, jika memasuki Kakbah mengangkat pandangannya ke arah atap. Seyogyanya dia tinggalkan yang demikian sebagai ungkapan rasa hormatnya atas kebesaran Allah."

Rasulullah saw. pernah memasuki Kakbah sedang pandangannya selalu ke arah tempat sujud sampai keluar.

Pahala memasuki Kakbah:

Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa yang memasuki Kakbah lalu salat di dalamnya berarti dia telah memasuki kebaikan dan keluar dari kejelekan, dan dia telah diampuni segala dosanya." Dan dalam ungkapan lain, "dia keluar dalam keadaan telah diampuni."

Ibnu Umar berkata tentang masuk ke dalam Kakbah, "Masuk ke dalam kebaikan dan keluar dari kejelekan."

Atha' juga berkata, "Salat di dalam Kakbah dua rakaat lebih aku sukai daripada salat di Masjidilharam."

Dari Yahya bin Ju`dah bin Hubairah, tentang firman Allah Taala:

 

ومن دخله كان آمنا

Artinya: “... barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia...” (Ali ‘Imran 3:97)

 

Keutamaan memandang Kakbah:

Hafiz, Abu Thahir As Salafi pernah membaca beberapa bait syair karyanya sendiri ketika dia memasuki Kakbah:

Apakah setelah masuk ke dalam Kakbah Allah akan menjamin
Apakah kejelekan dan kesalahan masih tetap bertumpuk
Tentunya akan diampuni bahkan seluruhnya akan dimaafkan
Semuanya akan kembali dalam keadaan gembira dan aman

 

Keutamaan memandang Kakbah:

Ibnu Abbas ra. berkata, "Memandang Kakbah mensucikan iman."

Hamad bin Abi Salamah berkata, "Orang yang memandang ke arah Kakbah seperti orang yang bersusah payah dalam melaksanakan ibadah selainnya."

Mujahid berkata, "Memandang Kakbah adalah ibadah."

Atha barkata, "Memandang Baitullah (Kakbah) adalah ibadah."

Said bin Musayyab berkata, "Barang siapa yang memandang Kakbah dengan penuh keimanan dan keyakinan akan keluar dari segala kesalahan-kesalahannya laksana baru dilahirkan oleh ibunya."

 

Doa dan Zikir

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa berdoa ketika memandang Kakbah adalah mustajab, dan di antara doa-doa yang terdapat dalam hadis-hadis:

 

اللهم زد هذا البيت تشريفا وتعظيما وتكريما ومهابة، وزد من شرفه وكرمه ممن حجه أو اعتمره تشريفا وتعظيما وبرا

Artinya, "Ya Allah! Tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kemegahan untuk rumah ini (Kakbah), dan tambahkanlah kemuliaan, keagungan dan kebaikan bagi orang yang telah memuliakannya dan menghormatinya dari orang-orang yang haji atau yang umrah."

 

lalu mengucapkan:

 

اللهم أنْت السلام، ومنك السلام، حينا ربنا بالسلام

Artinya, "Ya Allah Yang Memberikan segala keselamatan, dari Engkaulah segala keselamatan, hidupkanlah kami dalam keselamatan, ya Allah."

 

اللهم إن هذا الحرم والبلد بلدك والأمن أمنك، والعبد عبدك، جئتك من بلاد بعيدة، بذنوب كثيرة وأعمال سيئة، أسألك مسألة المضطرين إليك، المشفقين من عذابك، أن تستقبلني بمحض عفوك، وأن تدخلني فسيح جنتك، اللهم هذا حرمك وحرم رسولك، فحرم لحمي ودمي وعظمي على النار، اللهم آمني من عذابك يوم تبعث عبادك

Artinya, "Ya Allah! Sesungguhnya tanah haram ini adalah tanah haram-Mu, negeri ini adalah negeri-Mu, keamanan adalah keamanan dari-Mu dan hamba adalah hamba-Mu. Aku datang kepada-Mu dari negeri yang jauh dengan membawa dosa yang banyak dan dengan perbuatan-perbuatan yang jelek. Aku bermohon kepada-Mu sebagai orang yang sangat membutuhkan-Mu, yang takut akan azab-Mu. Terimalah aku dengan segala ampunan-Mu dan masukkanlah aku ke dalam keluasan surga-Mu. Ya Allah, tanah haram ini adalah tanah haram-Mu dan tanah haram Nabi-Mu, maka haramkanlah dagingku, darahku dan tulangku dari api neraka. Ya Allah, selamatkanlah aku dari azab-Mu pada saat Engkau bangkitkan hamba-hamba-Mu."

 

4. Tawaf Wada - Multazam


اللهم لك الحمد حمدا يوافي نعمك، ويكافئ مزيدك، أحمدك بجميع محامدك، ما علمت منها وما لم أعلم على جميع نعمك ما علمت منها وما لم أعلم وعلى كل حال.

Artinya, "Ya Allah, segala puji bagi-Mu yang memenuhi segala nikmat-Mu dan mencukupi segala tambahan-Mu. Aku memuji-Mu dengan segala pujian-pujian untuk-Mu, yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, atas segala nikmat-Mu yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, dan atas segala keadaan."

 

اللهم صل وسلم على محمد وعلى آل محمد، اللهم أعذني من الشيطان الرجيم، وأعذني من كل سوء، وقنعني بما رزقتني وبارك لي فيه

Artinya, "Ya Allah, salawat (keselamatan) atas Muhammad saw. dan keluarga Muhammad saw. Ya Allah, lindungilah aku daripada syaitan yang terkutuk dan lindungilah aku dari segala keburukan dan jadikanlah aku puas dengan apa yang telah Engkau rezkikan kepadaku dan berilah aku keberkahan padanya."

 

اللهم اجعلني من أكرم وفدك عليك، وألزمني سبل الاستقامة حتى ألقاك يا رب العالمين

Artinya, "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang paling mulia di antara utusan-utusan yang datang kepada-Mu, dan tetapkanlah aku pada jalan-jalan yang lurus sampai aku menemui-Mu, ya Allah, Tuhan sekalian alam."

 

 

5. Tawaf Wada - Hajar Aswad

  1. Dari Tsabit, bahwa Rasulullah saw. mencium hajar aswad, begitu juga para sahabat setelah beliau dan orang-orang muslim seluruhnya sampai hari kiamat juga mengikuti perbuatan ini.
  2. `Umar bin Khatab ra. pernah memperingatkan orang-orang dari keyakinan adanya manfaat dan mudarat pada selain Allah Taala. Dalam hadis sahih disebutkan, bahwa Umar bin Khatab ra. berkata,"Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar tahu bahwa engkau hanya sekedar batu yang tidak memberikan manfaat dan tidak juga mendatangkan mudarat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah saw. menciummu niscaya aku tidak menciummu juga."

Sahih Bukhari : Kitab Haji : No : 1494, dan 1506
Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2228, 2229, 2230, 2231, dan 2232
Sunan Tirmizi : Kitab Haji : No : 788
Sunan Nasai : Kitab Manasik Haji : No : 2887, 2888, dan 2889
Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 2934
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sepuluh Orang Yang Diproyeksikan Masuk Surga : No : 95 , 126 , 171 , 220 , dan 263
Muwata Malik : Kitab Haji : No : 720
Sunan Darimi : Kitab Manasik : No : 1790, dan 1791

  1. Disebutkan dalam hadis sahih, bahwa Rasulullah saw. bersabda,"Sungguh benar-benar Allah akan membangkitkan batu (hajar aswad) pada hari kiamat, mempunyai dua mata yang dapat melihat, lidah yang dapat berbicara yang akan menjadi saksi bagi siapa yang telah menyalaminya dengan sungguh-sungguh."

Musnad Ahmad : Kitab Musnad Bani Hasyim : No : 2511
Sunan Darami : Kitab Manasik : No : 1768

 

Tirmizi telah mensahihkan hadis Rasulullah saw. yang menyebutkan,"Hajar Aswad diturunkan dari surga berwarna putih cemerlang seperti putihnya susu, lalu berubah warnanya menjadi hitam oleh dosa-dosa manusia." Pada lafal yang lain disebutkan, "Sehingga dihitamkan oleh kesalahan-kesalahan orang musyrik."

Sunan Tirmizi : Kitab Haji : No : 803
Musnad Ahmad : Kitab Musnad Bani Hasyim : No : 2659 , 2889 , dan 3356

 

Doa dan zikir


بسم الله والله أكبر، اللهم إيمانا بك، وتصديقا بكتابك، ووفاء بعهدك واتباعا لسنة نبيك صلى الله عليه وسلم

Artinya, "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah, dengan rasa iman (percaya) kepada-Mu, pembenaran terhadap kitab-Mu, pemenuhan terhadap janji-Mu dan mengikuti sunnah (ajaran) Nabi-Mu saw."

 

* Disunahkan mengulang-ulang bacaan doa ini ketika sejajar dengan hajar aswad pada setiap putaran tawaf.

 

6. Tawaf Wada - Keterangan - Makam Ibrahim

Rasulullah saw. bersabda,"Sudut dan Makam Ibrahim adalah dua batu akik yang diturunkan dari surga yang cahayanya telah diredupkan oleh Allah swt. seandainya tidak, niscaya cahayanya akan menyinari seluruh penjuru dunia dari Timur sampai ke Barat."

Sunan Tirmizi : Kitab Haji : No : 804
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 6705, dan 6713

 

Diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra. ia berkata, "Sesungguhnya sudut dan maqam Ibrahim adalah batu akik yang diturunkan dari surga, kalau bukan karena sentuhan dosa-dosa dan kesalahan anak cucu Adam, niscaya akan menyinari seluruh penjuru dunia dari Timur sampai ke Barat."

 

Zikir dan Doa

  1. Disunahkan membaca firman Allah Taala:

 

واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى

Artinya, " Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. " (Al Baqarah 2:125

 

  1. Disunahkan salat dua rakaat, pada rakaat pertama membaca surah Al Faatihah dan Al Kafirun, sedang pada rakaat kedua membaca surah Al Fatihah dan Al Ikhlash.
  2. Membaca doa:

 

اللهم أنا عبدك وابن عبدك، أتيتك بذنوب كبيرة، وأعمال سيئة وهذا مقام العائذ بك من النار فاغفر لي إنك أنت الغفور الرحيم

Artinya, "Ya Allah, aku ini adalah hamba-Mu dan anak dari hamba-Mu. Aku datang kepada-Mu dengan dosa-dosa yang besar, dan dengan perbuatan-perbuatan yang jelek. Dan ini adalah tempat orang yang mohon perlindungan kepada-Mu dari api neraka, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Penyayang."

 

7. Tawaf Wada - Hijir


يا رب آتيتك من شقة بعيدة مؤملا معروفك، فأنلني معروفا من معروفك تغنيني به عن معروف سواك يا معروفا بالمعروف

Artinya, "Ya Tuhanku, aku datang kepada-Mu dari jarak yang jauh dengan harapan mendapatkan kebaikan dari-Mu, maka berikanlah kepadaku sebagian dari kebaikan-Mu yang dapat mencukupiku dari kebaikan-kebaikan selain-Mu, ya Allah Yang Dikenal dengan segala kebaikan."

 

8. Tawaf Wada - Air Zamzam

Rasulullah saw. bersabda tentang air Zamzam, "Dia adalah pangan yang mengenyangkan dan obat yang mujarab."

Diriwayatkan oleh Bazzar dengan Sanad Yang Sahih

  1. Dari Ibnu Abbas ra. dia berkata, Rasulullah saw. bersabda,"Khasiat Air Zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya."

Sunan Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 3053
Musnad Ahmad : Kitab Riwayat Sahabat Yang Banyak Meriwayatkan : No : 14320

  1. Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda,"Sebaik-baik air di bumi ini adalah air Zamzam, dia adalah pangan yang mengenyangkan dan obat yang mujarab."

Diriwayatkan oleh Thabrani pada Jamik Al-kabir, Para Perawinya semua Terpercaya
Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban Pada kitab Sahihnya

  1. Ketika Muawiyah bin Abu Sofyan melaksanakan haji dan ketika minum air Zamzam dia berkata, "Air Zamzam adalah obat dan khasiatnya sesuai dengan niat orang yanng meminumnya."
  2. Ibnu Abbas ra. berkata, "Kami menyebut air Zamzam dengan syabba'ah (yang mengenyangkan) dan realitanya kami merasakannya sebagai penolong terbaik untuk keluarga."
  3. Dia juga berkata, "Minumlah dari minuman orang-orang yang berbakti, yaitu air Zamzam."
  4. Dia juga berkata, "Jika Rasulullah saw. ingin memberikan hadiah kepada seseorang, beliau memberinya air Zamzam."

 

Tawaf Wada - Keterangan

Allah swt. menamakan Masjidilharam atau Kakbah dengan Baitul Atiiq (rumah yang dibebaskan), karena Allah telah membebaskannya dari orang-orang yang zalim. Tidak ada yang berbuat zalim kepadanya. Seperti Allah telah mengirim burung-burung ababil terhadap Raja Abrahah dan tentaranya ketika mereka bermaksud hendak menghancurkan Kakbah.

Allah juga membebaskan orang-orang yang menziarahinya dari azab neraka, ketika Allah mematikan mereka dalam keadaan tauhid dan dalam keadaan Islam.

Kakbah dibangun oleh bapak para nabi, Ibrahim a.s., beserta anaknya, Ismail a.s, atas arahan dari Allah. Firman Allah Taala:

 

وإذ يرفع إبراهيم القواعد من البيت وإسماعيل ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم

Artinya, " Ingatlah, ketika Ibrahim meninggikan (membina) fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

 

Dengan demikian, Nabi Ibrahim telah membangun mesjid yang paling mulia di atas tanah yang paling mulia. Allah telah mengkhususkan Masjidilharam sebagai salah satu mesjid yang tidak ada perjalanan yang harus dipersiapkan kecuali kepadanya, ke Mesjid Nabi dan ke Masjidilaksa. Sebagaimana Allah juga melipatgandakan pahala salat di Masjidilharam seratus ribu kali lipat dari salat di mesjid-mesjid biasa. (Al Baqarah 2:127)

 

Doa dan zikir


أعوذ بالله العظيم وبوجهه الكريم، وسلطانه القديم، من الشيطان الرجيم الحمد لله، بسم الله اللهم صل على محمد رب اغفرلى ذنوبي، وافتح لى أبواب رحمتك

Artinya, " Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Besar, dengan zat-Nya Yang Mulia, dan kekuasaan-Nya yang lama, daripada syaitan yang terkutuk. Segala puji bagi Allah, dengan nama Allah, Ya Allah berikanlah keselamatan bagi Nabi Muhammad saw., Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku, dan bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku. "

 

 

Tawaf Wada - Dalil   

Firman Allah:

 

وليطوفوا بالبيت العتيق

Artinya, " Hendaklah mereka melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)." (Surat Al-Hajj 22:29)

 

Sabda Rasulullah saw.,"Janganlah sekali-kali ada yang meninggalkan (tanah haram) kecuali jika akhir pertemuannya adalah dengan Kakbah!"

Sahih Muslim : Kitab Haji : No : 2350
Sunan Abu Daud : Kitab Manasik : No : 1711
Sahih Ibnu Majah : Kitab Manasik : No : 3061
Sunan Darami : Kitab Manasik : No : 1851

 

Tawaf Wada - Fiqih Haji

No PEKERJAAN HANAFI MALIKI SYAFI`I HANBALI
1. Melaksanakan tawaf wada Wajib Sunah Wajib Wajib
2. Niat tawaf wada Syarat Syarat Syarat Syarat
3. Menyalami Hajar aswad setelah melaksanakan salat dua rakaat Sunah Sunah Sunah Sunah
4. Berhenti dan berdoa di Multazam Sunah Sunah Sunah Sunah
5. Salat dua rakaat setelah tawaf wada Wajib Sunah Sunah Sunah
6. Minum air Zamzam Sunah Sunah Sunah Sunah

Dari sejak masuk ke kota Mekah sampai menjelang mau meninggalkannya.



Post related
  • Fiqih Haji 19 : Melontar Jumrah
  • Fiqih Haji 18 : Tawaf Ifadah
  • Fiqih Haji 17 : Menyembelih Qurban
  • Fiqih Haji 16 : Melontar Jumrah Aqabah
  • Name Tag Tas / Luggage Tag
    Tags
    Fiqih HajiPengantar Fiqih HajiTawaf Wada
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2105
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2105
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 485
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 303
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 158
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 20
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...