SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Denny Siregar Tidak Paham Esensi Masalah
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 25 Desember 2017, 21:53:1
Dibaca : 180

Mothering Sundays

Hari ini muncul tulisan Denny Siregar dalam group wa yang saya ikuti.

Dulu awal-awal saya kenal Denny Siregar juga karena ada satu tulisannya yang masuk dalam group dan saya baca. Saya tidak ingat judul tulisannya, tapi inti yang dibicarakan adalah para ulama dan arabisasi yang digambarkan dengan sangat tendensius.  Setelah itu saya tidak lagi pernah dengan sengaja membaca tulisan dia.

Banyak orang yang suka dengan tulisan dia dan mereferensikan saya untuk baca tulisan dia. Tapi bagi saya tulisan-tulisannya tidak fair, lebih kepada ketidak sukaannya terhadap sesuatu apalagi yang berbau Islam. Apalagi setelah kasus ILC yang awalnya menjadi harapan penggemarnya tapi berakhir dengan sangat memalukan sehingga memperlihatkan jati diri dan kemampuannya yang tidak sehebat yang terlihat di media sosial.

Hari ini tulisannya muncul lagi di salah satu group wa yang saya ikuti dan karena ingin tahu apa yang dibicarakannya sekarang ini, maka saya buka dan baca.

Judulnya : Haram Ucapkan Selamat Hari Ibu, Ini Jawaban Pedas Denny Siregar kepada Somad dengan link: http://www.salafynews.com/haram-ucapkan-selamat-hari-ibu-ini-jawaban-pedas-denny-siregar-kepada-somad.html.

Dalam tulisan ini Denny Siregar menjelaskan kronologi munculnya perayaan Hari Ibu yang berbeda-beda disetiap negara dan bahkan di Inggris diperingati sebagai Mothering Sunday, dan selalu jatuh pada hari Minggu keempat Pra-Paskah; biasanya pada akhir Maret atau awal April.

Dia mempersoalkan Ustadz Abdul Somad karena mengatakan tradisi Hari Ibu adalah tradisi kaum kafir.

Denny Siregar menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu di Indonesia ditetapkan dalam Kongres Perempuan Indonesia pada 22 Desember 1928 di Jogjakarta oleh tokoh dari Budi Utomo, PSI, Muhammadiyah, Jong Java, Jong Madura sampai Jong Islamieten bond.

Menurut saya Denny Siregar tidak menangkap esensi yang ingin disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad bahwa yang dipersoalkan oleh Ustadz Abdul Somad adalah tadisi peringatannya, bukan tanggal kelahirannya. Sebagai mana dijelaskan juga oleh Denny Siregar dalam tulisan itu bahwa peringatan Hari Ibu diperingati diberbagai negara bahkan di Inggris dikenal sebagai Mothering Sundays yang jatuh hari Minggu keempat setelah Paskah.

Jadi tidaklah salah bila Ustadz Abdul Somad menganggap itu bukan dari ajaran Islam karena memang awalnya bukan dari Islam. Bila ditelaah lagi lebih dalam bahwa peringatan Hari Ibu merupakan seremonial belaka yang ingin menunjukkan kepedulian kepada Ibu, padahal cuma slogan.

Islam tidak mengenal hari ibu yang hanya diperingati sekali setahun, dimana pada saat itu semua orang seolah-olah harus berbakti kepada ibu, menjadikan ibu sebagai pahlawan yang harus dihormati, dijunjung dan dilayani. Tapi setelah itu semua akan kembali seperti biasa; yang sebelumnya selalu menjaga ibunya tetap kepada tugasnya dan bagi mereka yang selalu mengabaikan ibunya maka setelah ibu tetap diabaikan. Jadi ibu hanya disanjung di satu hari itu saja, setelah itu tidak.

Islam tidak mengenal hari ibu, karena pengabdian kepada ibu merupakan pengabdian seumur hidup, bukan hanya sehari dalam setahun tapi sepanjang tahun, setiap hari dan setiap detik.

Jadi kalau Denny Siregar mempersoalkan Ustadz Abdul Somad soal Hari Ibu dengan menjelaskan tanggal kelahiran hari ibu adalah merupakan jawaban yang tidak nyambung. Dia tidak paham esensi yang dipersoalkan. Apalagi dalam tulisan itu nada kebencian terhadap ustadz (ulama / Islam) sangat kental dalam tulisan itu.

BSD, 25 Desember 2017 21.42



Post related
  • Kolom : Allah Menjadi Hakim di Antara Kita Wahai Para Hakim Konstitusi
  • Melihat Karakter Seseorang Dari YouTube
  • Kolom : Bijaklah Bukan Pijaklah
  • Kolom : Tangan Munafik di Tengah Umat dalam Kontrol Otak Kuffar dari Luar
  • Multipan / Panci Serbaguna
    Tags
    KolomMothers DaysMothering SundaysHari Ibu
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     

    ┬ęSYAARAR.Com. All rights reserved.