SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 22 : Al-Mursalaat (Malaikat-malaikat Yang Diutus)
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 21 April 2018, 23:26:3
Dibaca : 209

Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir

AL MURSALAAT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG DIUTUS)

MUQADDIMAH: Surat Al Mursalaat terdiri atas 50 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah Surat Al Humazah. Dinamai "Al Mursalaat" (Malaikat-Malaikat yang diutus), diambil dari perkataan "Al Mursalaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya: Penegasan Allah bahwa semua yang diancamkan-Nya pasti terjadi; peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum hari berbangkit; peringatan Allah akan kehancuran umat-umat yang dahulu yang mendustakan nabi-nabi dan asal kejadian manusia dari air yang hina; keadaan orang kafir dan orang mu'min di hari kiamat.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEADAAN MANUSIA DI HARI KEPUTUSAN.

Segala ancaman Allah pasti terjadi

وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا

  1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk bawa kebaikan,

فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا

  1. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya(1),

وَالنَّاشِرَاتِ نَشْرًا

  1. dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan mat Tuhannya) dengan seluas-luasnya(2),

فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا

  1. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya,

فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا

  1. dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,

عُذْرًا أَوْ نُذْرًا

  1. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan,

إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌ

  1. sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.

فَإِذَا النُّجُومُ طُمِسَتْ

  1. Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan,

وَإِذَا السَّمَاءُ فُرِجَتْ

  1. dan apabila langit telah dibelah,

وَإِذَا الْجِبَالُ نُسِفَتْ

  1. dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan dihancurkan jadi debu,

وَإِذَا الرُّسُلُ أُقِّتَتْ

  1. dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka)(3).

لِأَيِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ

  1. (Niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab) orang-orang kafir itu)?"

لِيَوْمِ الْفَصْلِ

  1. Sampai hari keputusan.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الْفَصْلِ

  1. Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

أَلَمْ نُهْلِكِ الْأَوَّلِينَ

  1. Bukankah kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?

ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ الْآخِرِينَ

  1. Lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.

كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ

  1. Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ

  1. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?(4),

فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَارٍ مَكِينٍ

  1. Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),

إِلَىٰ قَدَرٍ مَعْلُومٍ

  1. sampai waktu yang ditentukan,

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ الْقَادِرُونَ

  1. lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ كِفَاتًا

  1. Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,

أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا

  1. orang-orang hidup dan orang-orang mati?(5)

Azab-azab yang ditimpakan atas orang-orang yang mendustakan kebenaran dan balasan kepada orang-orang yang bertakwa

وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا

  1. dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang tawar?

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

انْطَلِقُوا إِلَىٰ مَا كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ

  1. (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang d dulunya kamu mendustakannya.

انْطَلِقُوا إِلَىٰ ظِلٍّ ذِي ثَلَاثِ شُعَبٍ

  1. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang(6),

لَا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِي مِنَ اللَّهَبِ

  1. yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka".

إِنَّهَا تَرْمِي بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِ

  1. Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana,

كَأَنَّهُ جِمَالَتٌ صُفْرٌ

  1. seolah-olah ia iringan unta yang kuning.  

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

هَٰذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُونَ

  1. Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ

  1. dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

هَٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ ۖ جَمَعْنَاكُمْ وَالْأَوَّلِينَ

  1. Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang yang terdahulu.

فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ

  1. Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَالٍ وَعُيُونٍ

  1. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.

وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ

  1. Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.

كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

  1. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan".

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ

  1. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

 وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

كُلُوا وَتَمَتَّعُوا قَلِيلًا إِنَّكُمْ مُجْرِمُونَ

  1. (Dikatakan kepada orang-orang Kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa".

 وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ارْكَعُوا لَا يَرْكَعُونَ

  1. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ruku'lah", niscaya mereka tidak mau ruku'(7).

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

  1. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ

  1. Maka kepada perkataan apakah selain Al-Qur'an ini mereka akan beriman?

PENUTUP: Surat Al Mursalaat menerangkan azab yang akan diderita oleh orang-orang yang menolak kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w. sebagaimana azab yang telah diderita umat-umat yang dahulu yang menolak kebenaran yang dibawa rasul-rasul mereka.

HUBUNGAN SURAT AL MURSALAAT DENGAN SURAT AN NABA':

  1. Kedua surat ini sama-sama menerangkan keadaan neraka tempat orang-orang kafir menerima azab, dan keadaan surga tempat orang-orang yang bertakwa merasakan nikmat dari Allah.
  2. Dalam surat Al Mursalaat diterangkan tentang "yaumul fashl" (hari keputusan) secara umum sedang surat An Naba' menjelaskannya.

 

Catatan Kaki:

  1. Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Tuhannya.
  2. Di waktu malaikat turun untuk membawa wahyu, sebagian ahli Tafsir berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan "an naasyiraat" ialah angin yang bertiup dengan membawa hujan.
  3. Maksudnya: waktu untuk berkumpul bersama-sama beserta umat mereka masing-masing.
  4. Yang dimaksud dengan "air yang hina" ialah air mani.
  5. Maksudnya: bumi mengumpulkan orang-orang hidup di permukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya.
  6.  Yang dimaksud dengan "naungan" di sini bukanlah naungan untuk berteduh, akan tetapi asap api neraka yang mempunyai tiga gejolak, yaitu di kanan, di kiri dan di atas. Ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru.
  7. Sebagian ahli Tafsir mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan ruku' di sini ialah tunduk kepada perintah Allah; dan sebagian yang lainnya mengatakan, maksudnya ialah sembahyang.

 

  Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir, Dari Al-Qur'an Al-Karim, Juz (28,29,30)



Post related
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 21 : Al-Insaan (Manusia)
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 20 : Al-Qiyaamah (Hari Kiamat)
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 19 : Al-Muddatstsir (Orang Yang Berkemul)
  • Tafsir Al-'Usyr Al-Akhir 19 : Al-Muzzammil (OrangYang Berselimut)
  • Tags
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     

    ©SYAARAR.Com. All rights reserved.