Category : Kombur > Human
Author ; Syamsul Arham
Date : 29 Juni 2018, 00:33:13
Hits : 175

Pisang

Karena cacat lahir yang langka, Andre Wardle lahir dengan kandung kemih di luar tubuhnya dan tanpa penis. Dan selama beberapa tahun terakhir, dia menjalani serangkaian operasi untuk merekontruksi organ yang hilang menggunakan beberapa jaringan dan implannya sendiri.

Sekarang, dengan organ "bionik" intim barunya akan berfungsi sebagaiama mestinya, termasuk dapat ereksi. Ini akan memungkinkan Wardle, 44, melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

Wardle lahir dengan exstrophy kandung kemih, di mana bentuk kandung kemih di bagian luar tubuh.

Diperkirakan kasus ini terjadi 1 dari 50.000 kelahiran, Asosiasi Urologi Amerika menjelaskan, dan tidak ada yang jelas penyebabnya.

Secara keseluruhan, Wardle mengatakan kepada INSIDER bahwa ia telah menjalani operasi "lebih dari 100 kali" sejak lahir sampai hari ini.

Selama lima tahun terakhir, Wardle mengatakan bahwa dia telah melakukan tujuh kali operasi untuk merekonstruksi kandung kemihnya dan memberinya penis yang dapat berfungsi.

Pada bulan November 2015, seorang ahli bedah melakukan phalloplasty, memberikan Wardle penis baru menggunakan kulit, otot, dan saraf dari lengan kirinya dan vena dari kaki kanannya. Desember lalu, dalam operasi terpisah, dokter memasang implan di penis baru Wardle yang akan memungkinkan dia untuk ereksi sesuai permintaan.

Implan ini bekerja dengan sistem katup pompa yang akan mengalirkan saline (pengganti darah) ke silinder berongga yang ada di penis barunya dan ini memberikan efet penis menjadi keras.

"Saya mengoperasikannya dengan sebuah tombol di skrotum saya sehingga saya menekan untuk mengembang dan mengempiskannya," Wardle menambahkan.

"Ia bekerja persis seperti yang normal - satu-satunya perbedaan adalah yang normal diisi dengan darah, milikku diisi dengan versi sintetis."

Rekonstruksi penis pertama kali dirintis pada tahun 1936, sebagaima dijelaskan oleh Dr. Shane Morrison, seorang ahli bedah plastik dan rekonstruktif di Universitas Washington.

Penis dikonstruksi menggunakan kulit dan lemak dari dinding perut, jelasnya. Tetapi mereka meninggalkan banyak hal yang tidak diinginkan.

"Tidak ada sensasi, tidak ada uretra untuk buang air kecil, dan tidak ada kemampuan untuk membuatnya tegak," kata Morrison. "Sekarang, dengan munculnya teknik dan alat mikro, kami menjadi lebih canggih dalam kemampuan kami untuk membuat penis."

Saat ini, kata Morrison, cara paling umum untuk membuat penis baru adalah dengan menggunakan kulit dan lemak dari lengan bawah yang datang dengan suplai darah dan sarafnya sendiri. Jaringan lengan digunakan untuk membentuk uretra dan penis, dan dipindahkan ke lokasi yang tepat. Ahli bedah kemudian menghubungkan arteri, vena, dan saraf di jaringan lengan ke arteri, vena, dan saraf di selangkangan atau kaki. Ini memastikan penis baru bisa "bertahan hidup dan merasa," kata Morrison.

"Setelah penis mulai memiliki perasaan maka implan penis dapat berpotensi ditempatkan untuk memungkinkan ereksi," kata Morrison. "Literatur mengatakan 30 hingga 40% dari rekonstruksi penis memiliki keberhasilan." (Sebuah makalah dalam Journal of Sexual Medicine juga mencatat bahwa implan dapat mengalami beberapa komplikasi, termasuk infeksi dan disfungsi.)

(sa, jebejebe.com)
Insider


Post related
  • Pria Tua Ini Jadi Penduduk Terakhir di Desa Terpencil Siberia
  • Kombur : Pria Dengan 39 Istri dan 94 Anak, Tinggal Dalam Satu Atap
  • Melahirkan 18 Anak Dengan Cinta
  • Kombur : Pengantin Baru Tertua di Dunia Menikah Pekan Lalu
  • Social Media