Category : Refleksi > Motivation
Author ; Syamsul Arham
Date : 10 Juni 2007, 14:04:00
Hits : 3654

Fenomena "The Secret" dan "The Law of Attraction" telah membombardir kita akhir-akhir ini. Kita bisa melihat bagaimana belakangan ini masyarakat kita (yang sebagian besarnya adalah ummat muslim, khususnya yang sedang berusaha, berupaya, dan mencoba mensejahterakan dirinya, menggapai kesuksesan, kejayaan, dan kebahagiaan di dunia) berbondong-bondong dan beramai-ramai menonton, saling sharing, dan saling diskusi tentangnya.

Assalamu'alaikum wr।wb.

Fenomena "The Secret" dan "The Law of Attraction" telah membombardir kita akhir-akhir ini. Kita bisa melihat bagaimana belakangan ini masyarakat kita (yang sebagian besarnya adalah ummat muslim, khususnya yang sedang berusaha, berupaya, dan mencoba mensejahterakan dirinya, menggapai kesuksesan, kejayaan, dan kebahagiaan di dunia) berbondong-bondong dan beramai-ramai menonton, saling sharing, dan saling diskusi tentangnya.

Bisa jadi, Anda telah menontonnya dan mulai mengidolakannya। Harus diakui, bahwa content dari "The Secret" dan "The Law of Attraction" memang memukau। Terlebih lagi, semua pribadi yang menyampaikan testimoni dan ajarannya di dalam film itu dan mereka yang mengusung konsep "The Law of Attraction", adalah pribadi-pribadi yang sekarang tengah menjadi idola di berbagai belahan dunia.

Sebagai muslim yang juga menontonnya, saya menemukan adanya sebagian dari nilai-nilai kebenaran dalam berbagai ungkapan dari setiap pribadi di dalam film itu. Di antara nilai-nilai kebenaran itu adalah bahwa ikhlas, syukur, sabar, tawakkal, dan positive thinking adalah modal utama terbesar setiap manusia untuk hidup sukses di dunia.

Semua nilai kebenaran itu telah ada di dalam Al-Quran dan Al-Hadith sebagai pedoman hidup setiap muslim.

Selebihnya, isi dan orientasi film "The Secret" dan "The Law of Attraction" tentang pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan hidup di dunia, dalam pandangan saya perlu mendapat pelurusan sesuai akidah seorang muslim.

Anda mungkin akan menganggap saya bodoh, pandir, sok tahu, dan sok mengerti. Saya memang bodoh, tapi saya tetap perlu menetapkan pendirian dan pandangan saya sebagai seorang muslim dengan akidah seorang muslim.

Pandangan dan pendirian saya ini tidak didasarkan pada reaksi yang muncul, atau dikarenakan adanya pernyataan tertentu dari pihak tertentu yang ditujukan kepada saya. Semua ini adalah inisiatif saya pribadi selaku seorang muslim yang sudah sepantasnya saling memberi nasehat dan peringatan kepada sesama muslim lainnya.

Pahamilah dan pertimbangkanlah pandangan dan pendirian saya sebelum atau sesudah Anda menonton dan mengidolakan "The Secret" dan "The Law of Attraction". Berpikirlah terbuka dan lihatlah segala sesuatunya tidak dalam perspektif perpecahan.

1। Fenomena paling berbahaya bagi setiap muslim adalah humanisme. Islam adalah humanis, akan tetapi tidak seperti humanisme yang kini dikenal di dalam dunia modern. Humanisme modern berfokus pada dua hal:
  • Jika berbicara tentang manusia, maka yang dimaksud adalah periode hidup manusia sejak 1) lahir sampai 2) mati।- Jika berbicara tentang wilayah, maka yang dimaksud adalah teritori antara bumi dan langit saja (universe).

Menurut pandangan seorang muslim, apa yang benar adalah:
  • Jika berbicara tentang manusia, maka yang dimaksud adalah periode hidup manusia sejak 1) sebelum lahir, 2) lahir, 3) mati, dan 4) hidup sesudah mati।- Jika berbicara tentang wilayah, maka yang dimaksud adalah teritori antara bumi, langit, dan di atas langit, alias dunia dan akhirat sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Film "The Secret" dan "The Law of Attraction", adalah produk humanisme modern yang sebagiannya mengandung kebenaran, dan sebagiannya lagi jauh dari kebenaran menurut kacamata akidah Islam।

2। Jika Anda memang ingin menonton "The Secret", mulailah dengan pemahaman bahwa "Allah SWT adalah sesuai prasangka hamba-Nya". Tentang itulah sebenarnya "The Secret", hanya saja film itu memang tidak ditujukan secara khusus untuk ummat muslim. Dengan starting point ini, selanjutnya Anda diharapkan menonton "The Secret" dengan menjaga amannya akidah Anda dan dengan kemampuan filtrasi yang seakurat mungkin.

3। Sebelum Anda menonton dan terlanjur mengidolakan "The Secret", saya anjurkan Anda menonton terlebih dahulu "The Illusion of Matter" dari Harun Yahya. Intinya, adalah tentang fenomena dunia yang maya dan fana, dan tentang mind atau akal dan pikiran manusia.

4। Sesuai poin nomor 1 di atas, di dalam "The Secret" banyak disebut jargon "universe" di mana hukum ketertarikan ("The Law of Attraction") mengajarkan bahwa manusia perlu "meminta pada universe", maka semua yang diminta akan datang kepadanya. Bahkan, diajarkan juga bahwa untuk memperoleh sesuatu di dunia, "perintahlah universe" maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu memenuhi titah Anda.

Dalam pandangan seorang muslim, apa yang benar adalah "berdoa kepada Allah SWT sebagai pencipta universe" maka (niscaya) Allah SWT akan mengabulkannya (diperkenankan-Nya)। Alam semesta dalam hal ini, akan menjalankan perintah-Nya sesuai sunatullah dalam mengabulkan doa itu. Di antaranya adalah dengan mekanisme "rizki dari arah yang tidak disangka-sangka".

Kemudian, jauh dari "memerintah universe", doa seorang muslim adalah doa seorang hamba yang hina dina, yang memohon dengan segala kerendahan sebagai makhluk kepada Allah SWT sebagai penciptanya dan pencipta "universe"।

5. Singkirkan dan lupakan isi film "The Secret" yang berkaitan dengan "Aladdin dan Jinnya".
6। Waspadai pandangan dan ajaran dari pakar dan konsultan Feng Shui dan aliran sejenisnya yang ada di dalam film "The Secret".

7। Secara umum, waspadailah berbagai konsepsi dan pemikiran yang menyimpang dari akidah Islam.

Demikian sekelumit pandangan dan pendirian saya sebagai seorang muslim, berkaitan dengan fenomena film "The Secret" dan "The Law of Attraction" yang akhir-akhir ini begitu merasuki masyarakat kita termasuk ummat muslim।

Saya yakin, masih ada banyak hal yang perlu mendapatkan pelurusan berkaitan dengan fenomena "The Secret" dan "The Law of Attraction" ini। Anda yang dai, murobbi, ustadz, dan ulama, tentulah lebih mengerti dari pada saya.

Anda juga mungkin sudah sangat memahami semua fenomena yang berkemungkinan mencemarkan akidah di atas। Namun demikian, kita juga perlu mengingat tentang sebagian dari saudara kita sesama muslim, yang sangat mungkin masih menelan fenomena "The Secret" dan "The Law of Attraction" bulat-bulat tanpa filtrasi.

Saya menonton "The Secret" dan menyelami "The Law of Attraction", hanya sebagai bagian dari proses pembelajaran, khusus untuk ilmu duniawi dan sebagai upaya untuk memetik inspirasi।

Saya mengangkat isu tentang "The Secret" dan "The Law of Attraction" di berbagai milis dan di blog saya sendiri, dalam berbagai artikel dan ulasan, sebagai bagian dari upaya untuk mencoba menyampaikan pesan tentang betapa pentingnya berbagai ilmu dunia (tentang harta, kekayaan, kekuasaan, kejayaan, kesejahteraan, pencapaian, pembangunan, dan kesuksesan di dunia) yang juga perlu dipelajari dan diambil berbagai hikmahnya, dengan syarat: MUTLAK HARUS tetap sejalan dan sesuai dengan akidah Islam। Tidak ada tawar-menawar dalam hal ini.

Saya menyukai "The Secret", saya juga meyakini "The Law of Attraction" dalam konteks yang islami। Mengapa "The Secret" dan "The Law of Attraction"? Karena di dalamnya ada terkandung berbagai peluang dan kemungkinan bagi ummat muslim untuk ikut menjadi sukses dan berjaya di dunia selain di akhirat. Namun pada saat yang sama, saya juga adalah seorang muslim yang harus mempertahankan akidah sampai mati.

Di satu sisi, saya melihat adanya hal-hal yang terlupakan oleh ummat muslim tentang perlunya berjaya di dunia selain di akhirat, dan di sisi yang lain saya juga menemukan berbagai gejala yang menurut saya amat berbahaya dan cenderung dapat mencemarkan akidah seorang muslim। Untuk inilah, saya mengemukakan wanti-wanti, peringatan, pandangan, pendirian, dan klarifikasi saya di sini.

Jika Anda memang tetap ingin menonton film "The Secret", sebagai langkah pembelajaran mengenai kesuksesan duniawi, waspadailah berbagai gejala dan fenomena sebagaimana yang saya ungkapkan di atas। Waspadalah dan berhati-hatilah. Jagalah akidah Anda.

Lebih dari itu, jika Anda mengkhawatirkan tentang tercemarnya akidah Anda sebagai seorang mukmin dan muslim, tak usahlah Anda menontonnya। Cukuplah Al-Quran dan Al-Hadith saja sebagai sumber inspirasi Anda. Semua tentang "The Secret" dan semua tentang "The Law of Attraction" sudah ada di sana. Sekali lagi, semuanya.

Apa yang perlu Anda lakukan, hanyalah mengaplikasikannya dalam konteks khalifah di dunia sebaik mungkin, agar ummat muslim dapat tampil sebagai ummat yang maju dalam ekonomi, sosial, politik, dan budaya, yang berperadaban tinggi dan tidak tertinggal dari ummat lainnya dalam berbagai urusan di dunia।

Semoga apa yang saya sampaikan bisa mengantarkan hikmah tentang perlunya kemajuan bagi ummat muslim di dalam berbagai bidang ilmu dan pencapaian di dunia (sekaligus di akhirat), namun pada saat yang sama ummat muslim tidak menjadi ummat yang terdominasi oleh berbagai ilmu duniawi yang digulirkan - dengan disengaja atau tidak dengan disengaja, tidak sesuai dengan akidah Islam।

Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada pihak yang tersentil dengan semua pandangan dan pendirian saya ini। Bagi penganut agama dan keyakinan lain, percayalah bahwa ulasan ini tidak untuk menciptakan permusuhan atau perpecahan. Pahamilah bahwa semua ini hanyalah upaya untuk saling mengingatkan di antara sesama saudara seiman. Itu saja. Saya menerima berbagai pelurusan jika ada berbagai hal yang perlu diluruskan di dalam kebodohan saya. Saya memohon ampun kepada Allah SWT jika saya melakukan kesalahan dan kekhilafan berkaitan dengan tulisan ini.

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Ikhwan SopaTrainer E।D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com/
Post related
  • Rasio Penghasilan
  • Member TDA Wajib Punya Blog
  • Oleh-oleh dari TDA Book Club
  • Social Media