Category : Refleksi > Business Idea
Author ; Syamsul Arham
Date : 21 Agustus 2007, 02:52:00
Hits : 4054

Ternyata pendapat tersebut, tidaklah sepenuhnya benar. Banyak orang-orang sukses, yang menghasilkan uang dari kondisi keuangan dari nol, bahkan minus.


Dari manakah Anda memperoleh penghasilan.

Dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang.

Ternyata pendapat tersebut, tidaklah sepenuhnya benar. Banyak orang-orang sukses, yang menghasilkan uang dari kondisi keuangan dari nol, bahkan minus. Sebut saja Robert T.Kiyosaki dengan bukunya yang fenomenal The Cashflow Quadrant. Buku ini menginspirasi saya untuk menuliskan blog ini.

Diperlukan pendidikan tinggi untuk berhasil sukses

Banyak orang sukses yang meninggalkan bangku sekolah untuk mencapai cita-cita mereka yang lebih besar. Sebut saja namanya: Bill Gates, pendiri Microsoft, Thomas Edison, pendiri General Electric, Michael Dell, pendiri Dell Computer.

Ternyata tidak dibutuhkan pendidikan tinggi untuk mencapai keberhasilan. Dibutuhkan impian, tekad besar, kesediaan untuk cepat belajar dan mengelola asset secara benar.

Dari manakah Anda memperoleh penghasilan.

Dalam buku The Cashflow Quadran yang ditulis oleh Robert T.Kiyosaki, ada empat quadran untuk menghasilkan uang.

Quadran E (Employee): orang-orang yang mendapatkan penghasilan sebagai karyawan.
Quadran S (Self-employee): orang-orang yang bekerja untuk dirinya sendiri, seperti pengacara, konsultan, dokter dsb.
Quadran B (Business): orang-orang yang menghasilkan kekayaan dari kepemilikan usaha.
Quadran I (Investor): orang-orang yang mendapat penghasilan dari investasi atau menanam modal.

Pada umumnya, orang akan mendapatkan penghasilan dari satu quadran, tapi ada juga yang mendapatkan penghasilan lebih dari satu quadran. Semua tergantung bagaimana setiap orang memandang posisinya berada di quadran mana.

Seorang "E", bisa mendapatkan penghasilan dari quadran lain "B", berupa bisnis sampingan. Seorang konsultan yang bekerja sebagai "S", bisa mendapatkan penghasilan lain dari quadran "I" dengan menanamkan modal. Seorang dokter, berada di quadran "E" dengan bekerja di Departemen Kesehatan, tapi juga menghasilkan di quadran "S" dengan buka praktek di rumahnya, juga punya penghasilan di quadran "B" dengan membuka usaha yang dijalankan oleh orang lain, juga punya penghasilan di "I" dengan menanamkan modalnya di pasar modal.

Dari quadran manakah seorang mempunyai penghasilan yang besar?

Ini tergantung dari masing-masing orang, darimana dia memandang kekayaan yang dia inginkan. Ada orang yang menganggap posisi dan jabatan yang menentukan kekayaan yang dia miliki. Ada yag menganggap profesi yang disandangnya sudah menjadikan dia sebagai orang kaya. Ada juga yag menganggap, punya finansial yang lebih sebagai kekayaan yang utuh.

Ada orang yang lebih suka sebagai "E", tidak suka dengan "B", ada orang yang lebih suka "B", tapi juga menyukai "I". Ini semua tergantung dari nilai, kekuatan, kelemahan, dan minat yang akan menentukan di quadran mana dia berada. Semua quadran menjanjikan kekayaan dan bisa juga menjadikannya bangkrut.

Dimanapun Anda berada, maka yang semua orang inginkan adalah:

1. Punya waktu untuk keluarga.
2. Punya uang untuk beramal-sadaqah.
3. Bisa memberikan pekerjaan kepada yang membutuhkan
4. Punya cukup uang untuk membiayai kesehatannya dan keluarganya.
5. Bisa keliling dunia dengan keluarganya.

Darimanakah kita bisa mendapatkan semua itu?

Semua quadran menjanjikannya, tergantung bagaimana Ada ingin mendapatkannya.

Dalam bukunya sebagai pendahuluan, dia menceritakan satu cerita sangat menarik untuk disimak.

"Zaman dahulu kalai ada sebuah desa kecil yang indah dan sangat menyenangkan. Pada satu saat, desa ini punya masalah persediaan air jika musin kemarau. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka para tetua desa memberikan kontrak kerja kepada yang bisa menyediakan air untuk kebutuhan desa tersebut. Dari sekian yang mangajukan, terpilih dua orang yang akan menyediakan kebutuhan air di desa tersebut.

Orang pertama, sebut saja Ed, langsung pergi membeli dua ember dan mulai mengangkut air bolak-balik dari sumber air ke desa tersebut yang jaraknya satu setengah kilometer. Dia setiap hari mengisi tangki yang telah disiapkan oleh penduduk desa. Dia bangun pagi hari sebelum orang desa bangun, untuk memastikan bahwa penduduk desa mendapatkan air begitu mereka bangun. Dia mengisi tangki sepanjang hari agar kebutuhan desa bisa terpenuhi sampai malam hari. Dari kerja kerasnya seharian, maka dia merasa senang telah menghasilkan uang.

Orang kedua, sebut namanya Bill, ternyata menghilang setelah kontrak ditanda-tangani. Dia tidak terlihat selama berbulan-bulan, dan ini membuat Ed merasa senang, karena saingannya ternyata tidak muncul, dan ini memberikan semua kebutuhan desa ada padanya, dan semua pembayaran jatuh ketangannya.

Enam bulan kemudian Bill muncul didesa dengan membawa beberapa orang yang akan bekerja di desa tersebut. Ternyata selama enam bulan dia membangun sau perusahaan, dia mencari penanam modal, mengangkat presiden eksekutif untuk menjalan usahanya, mengumpukan beberapa tenaga untuk membangun satu jaringan distribusi air. Selama satu tahun dia membangun jaringan tersebut, dengan pipa anti karat dengan volume yang besar yang menghubungkan sumber air dengan desa.

Pada peresmian pembukaan jaringan pipa air ini, Bill mengumunkan bahwa airnya lebih bersih dari yang ada selama diberikan oleh Ed. Bill juga mengumumkan bahwa jaringan pipa air yang disediakannya bisa menyediakan air untuk desa selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, yang selama ini hanya bisa diberikan oleh Ed selama hari kerja dan pada jam kerja. Bill juga mengumumkan bahwa harganya lebih murah 75% dengan kualitas air jauh lebih baik.

Mendapat persaingan yang demikian hebat, maka Ed, manambah kapasitas dengan menggunakan ember untuk mengangkut air. Kemudian dia memperkerjakan anak-anaknya, mengangkat karyawan untuk mengangkut air. Tapi dengan bertambahnya waktu, mulai muncul masalah, dimana anaknya yang diharapkan untuk meneruskan usahanya ternyata tidak kembali setelah lulus kuliah. Para karyawan mulia menuntut pengurangan beban yang tadinya empat ember menjadi dua ember dan sebagainya.

Dilain pihak, Bill mulai memikirkan untuk membuka jaringan baru untuk desa tetangga yang juga membutuhkan air. Ia mulai menulis rancang ulang bisnisnya, dan mulai menawarkan dan membangun jaringan baru. Dan dari jaringan-jaringan yang dibangun dia telah mendistribusikan air keseluruh pelosok beribu-ribu ember air dengan kualitas baik.

Bill hidup bahagia selamanya, sepanjang hari bersama keluarganya. Uang mengalir ke rekening banknya setiap saat. Sedangkan Ed, tetap bekerja mengangkut air untuk memenuhi kebutuhan finansialnya."

Anda berada di quadran mana?

Anda bisa menilai Anda sekarang berada di quadran mana. Apakah quadran yang selama ini Anda berada sesuai dengan yang Anda inginkan atau bukan? Kalau bukan maka persiapkanlah diri Anda untuk berpindah ke quadran yang Anda anggap sesuai dengan impian Anda. Untuk persiapan perpindahan quadran, lakukan dengan perhitungan yang matang, jangan terbawa arus. Kalau Anda berada di dua quadran, sedangkan Anda ingin meninggalkan salah satunya, maka perhitungkan rasio penghasilan Anda.

Wassalam,
Syamsul
http://www.wsyakinah.com/

http://wsyakinah.blogspot.com/
Padanan: Rasio Penghasilan
Post related
  • Rasio Penghasilan
  • Social Media