SYAARAR.COM

Fee Dan Hadiah Adalah Haram (1)
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 10 Desember 2007, 15:46:4
Dibaca : 4686

Berbicara tentang hadiah, saya berbeda pandangan dengan apa yang disampaikan Pak Mario

Fee Dan Hadiah Adalah Haram

Apakah Anda sudah membaca tulisan saya sebelumnya tentang "Jangan Mau Jadi Budak" dan "Jangan Mau Menerima Uang Haram".

Mendengarkan Mario Teguh Open Forum (MTOF) pagi ini yang disiarkan oleh Radio Pro2FM, memberikan pencerahan yang sangat luar biasa bagi saya, karena demikian banyaknya pelajaran yang bisa diambil dari setiap acara MTOF atau MTBA.

Saya ingin menanggapi tentang "fee" dan "hadiah" yang sempat diperbincangankan pagi ini di MTOF.

Fee adalah pembayaran atas jasa yang diberikan dalam melakukan satu pekerjaan, dan setiap orang berhak atas fee yang dia terima. Fee ini diberikan oleh perusahaan yang memberikan jasa atau tempat kita bekerja berupa gaji dan mungkin bonus sebagai penghargaan atas pekerjaan kita sesuai dengan job-description yang diberikan kepada kita. Apapun pekerjaan yang telah kita lakukan atas nama perusahaan tempat kita bekerja, maka semua dibayarkan sesuai gaji yang telah disepakati, dengan demikian kita tidak berhak untuk mendapatkan fee diluar yang telah ditentukan. Kalau ada pemberian fee selain yang ditentukan oleh perusahaan, maka itu bukanlah menjadi hak kita dan itu tidak boleh diterima.

Berbicara tentang hadiah, saya berbeda pandangan dengan apa yang disampaikan Pak Mario, bahwa dalam kontek hadiah karena kita telah melakukan satu pekerjaan, padahal kita sudah dibayar oleh perusahaan atas jasa kita, maka itu sama saja dengan fee yang tidak boleh diterima. Kita tidak mungkin mendapatkan hadiah, kalau kita tidak melakukan pekerjaan tersebut.

Semua pemberian yang berhubungan dengan pekerjaan kita, apakah itu disebut dengan fee atau hadiah, maka itu bukan menjadi hak kita, dan itu harus ditolak. Orang lain tidak mungkin memberikan fee atau hadiah bukan lain untuk maksud keinginan lain.

Setiap pemberian fee atau hadiah, sadar atau tidak sadar, akan mengurangi kekuatan kita dalam memutuskan kebijakan selanjutnya, karena kita sudah merasa sungkan, atau dalam tuisan saya, menjadi "budak" oleh yang memberikan fee.

Memang dalam masyarakat kita masih menganggap wajar dengan fee atau hadiah, tapi dengan menanamkan dalam diri kita untuk bisa memulai untuk menolak semua pemberian yang bukan hak kita, maka kita sudah memberikan contoh bagi yang lain untuk bisa meneruskan hal-hal yang baik.

Sekarang apakah Anda sadar atau tidak sadar bahwa Anda telah menjadi budak orang lain, atau memang Anda tetap menjadi diri Anda dengan kekuatan dalam menentukan kebijakan.

Wassalam,
Syamsul
http://www.wsyakinah.com
http://wsyakinah.blogspot.com



Tags
Fee Dan Hadiah Adalah Haram
Social Media

Posting komentar Anda :
Name :
Email :
Website :
Comment :
Validation word :


 
Dokomentari oleh:

Syamsul Arham[URL] 2012-06-06 13:48:33

Pak Feby,

Zaman sekarang ini memang fee atau hadian sebagaimana disebutkan di atas adalah hal yang lumrah dan sangat aneh jika ada yang menolaknya. Adalah sok suci dan kolot jika ada yang menolaknya.

Maka bukan satu hal yang aneh jika dalam melaksanakan tugas, kita hanya atau mengharapkan fee yang lebih besar dari tugas tersebut, padahal harus dilihat bahwa fee yang diberikan kepada kita tersebut adalah merupakan hak atau keuntungan yang seharusnya diterima oleh perusahaan tempat kita bekerja, tapi kita ambil dengan tidak mendapatkan persetujuan dari perusahaan yang telah memberikan kita pekerjaan. Coba simak lagi tulisan saya "Jangan Mau Jadi Budak".

Dengan kita menerima fee tersebut, sama saja kita telah melakukan korupsi, karena mengambil keuntungan perusahaan untuk memperkaya diri sendiri.
Ya... itukan keuntungan perusahaan vendor yang disisihkan untuk kita.
Pertanyaannya, apakah kita bekerja dan dibayar oleh vendor atau perusahaan tempat kita bekerja? Bagaimana kita bisa boleh menerima fee dari perusahaan tempat kita membeli barang, padahal seharusnya kita diharuskan untuk mendapatkan harga yang murah, tapi malah mendapatkan harga yang mahal karena selisih harga dibayarkan kepada kita sebagai fee?
Jadi adalah logika yang terbalik jika kitamengatakan fee itu adalah satu kewajaran dan sudah menjadi hal yang lumrah di zaman modern ini. Tidaklah hal yang aneh jika dengan prinsip ini korupsi, manipulasi terjadi dimana-mana karena kita ingin mendaspatkan keuntungan dari cara-cara merugikan perusahaan yang telah memberikan kita kepercvayaan.
Dengan kita menerima fee tersebut, maka secara tidak sadar kita telah menjadi budaknya vendor, karena untuk pembelian berikutnya dia bisa menjual dengan harga yang mahal dengan pembayaran fee kepada kita dari selisih harga.
Apakah kita harus mengotori diri kita dari hal-hal tersebut sehingga kita tidak termasuk kepada orang-orang yang suci?
Wassalam,
Syamsul

Feby Ensofty 2012-06-06 03:43:54
Saya juga tidak setuju kalau hadiah itu adalah haram, saya rasa cara berpikir pak syamsul terlalu kolot dan sok suci. Apakah semua hadiah itu haram? Fair sajalah, jangan membuat paradigma yang salah untuk masyarakat.

bokie 2009-06-10 09:46:23

Hi pak Syamsul,

Bagaimana bila ketika hadiah itu diberikan tanpa diminta dan tanpa embel2 lainnya. Saya tetap melakukan pekerjaan seperti biasa tanpa memanipulasi, tanpa menghambat atau menunda pekerjaan yang antri lainnya. Pada akhir periode, project manager memberikan hadiah kepada semua pihak2 yang berterlibat & membantu, apakah hadiah yang dia berikan haram?

thanks,

bokie 

 

 



Mutiara Tauhid
Comments
Content-Image
Dikomentari oleh : Syamsul Arham
Dibaca : 2105
Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

Content-Image
Dikomentari oleh : Yusuf
Dibaca : 2105
Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

Content-Image
Dikomentari oleh : Syamsul Arham
Dibaca : 485
Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


Hit’s Today
Content-Image
Dibaca : 303
Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

Content-Image
Dibaca : 171
Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

Content-Image
Dibaca : 20
Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...