SYAARAR.COM

Fee, Hadiah, Bunos
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 14 Januari 2008, 17:05:4
Dibaca : 3191

Menyambung tulisan saya berjudul "Fee dan Hadiah Adalah Haram", maka saya mencoba untuk mendefinisikan perbedaan fee, hadiah yang saya sebutkan di tulisan saya tersebut

Menyambung tulisan saya berjudul "Fee dan Hadiah Adalah Haram", maka saya mencoba untuk mendefinisikan perbedaan fee, hadiah yang saya sebutkan di tulisan saya tersebut.

Sebagai karyawan yang telah digaji oleh perusahaan mempunyai kewajiban untuk menjalankan tugas-tugas yang telah diberi wewenang oleh perusahaan. Salah satu tugas yang diberikan yang adalah menghasilkankan produk dengan harga semurah mungkin dan kemudian menjualnya dengan harga setinggi mungkin. Kaidah ini sudah menjadi hal yang umum dan berlaku diperusahaan manapun di dunia ini. Maka kita sebagai karyawan berkewajiban untuk memenuhi ketentuan tersebut.

Dari kaidah di atas, maka selisih yang terjadi merupakan keuntungan perusahaan yang didalamnya terdapat bagian gaji dan bonus untuk karyawan. Makin besar selisihnya, maka bonus atau insentif akan makin besar. Tapi jika selisihnya kecil, maka bonus yang didapatkan karyawan akan makin kecil.

Persoalannya, bagaiaman kalau karyawan juga mendapatkan insentif dari supplier atau pemberi jasa?

Bahwa selisih atau keuntungan yang didapatkan dari supplier adalah dari harga yang seharusnya dibayarkan. Tapi dikarenakan supplier juga harus membayar insentif kepada karyawan tersebut, maka oleh supplier akan menaikkan harga untuk bisa menenuhi pembayaran insentif tersebut. Ini berakibat berkurangnya keuntungan perusahaan dimana karyawan tersebut bekerja.

Artinya dengan kita menerima insentif dari supplier, berarti kita telah merampas keuntungan perusahaan untuk keuntungan kita, padahal kita telah dibayar oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Jadi dalam hal ini pembayaran yang diterima dari pihak selain perusahaan yang telah membayar kita adalah haram untuk diterima, tapi sebaliknya pembayaran yang diberikan oleh perusahan tempat kita bekerja atau pembayaran yang telah mendapat persetujuan dari perusahaan, apapun itu namanya adalah menjadi hak yang harus kita terima. Sebagai contoh ekstrim, kalau ada pembayaran insentif dari supplier untuk kita dan sepengetahuan perusahaan, maka itu menjadi hak kita. Tapi kalau itu tanpa sepengetahuan perusahaan maka itu bukan menjadi hak kia dan itu haram untuk diterima.



Post related
  • Tahun Penentuan
  • Fee Dan Hadiah Adalah Haram (1)
  • Langganan RSS Feed
  • Tags
    FeeHadiahBunos
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     


    Mutiara Tauhid
    Akupun Tau
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 2105
    Judul lagunya Pujilah Allah. Linknya ada di https://www.youtube.com/watch?v=1W7vpDBBEAk

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Yusuf
    Dibaca : 2105
    Itu kutipan lagu dari sakha judulnya apa? Sy suka lagu itu krna dl.srg dngr d radio. Tp skrg gk pernah dngr lagi. Nyari di youtube jg gk ada pdhl ingim pinya lagunya.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul Arham
    Dibaca : 485
    Catatan tambahan: Pahala yang akan tetap mengalir: 1. Do'a Anak Yang Sholeh 2. Shodaqoh Jariyah 3. Ilmu Yang Bermanfaat #BahanRenunganKalbu


    Hit’s Today
    Content-Image
    Dibaca : 303
    Allah subhana wa ta'ala tidak membutuhkan makhluk-Nya sekalipun itu yang kafir atau yang beriman, ...

    Content-Image
    Dibaca : 171
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dibaca : 20
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...