SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Tung Desem Waringin; Bantuan Langsung Tebar
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 03 Juni 2008, 16:28:4
Dibaca : 5654

Setelah heboh dengan orang yang mengaku punya dana 18.000 triliun yang kabarnya akan dibagikan bagi para pebisnis yang butuh modal, ternyata seorang penggagas Finansial Revolution; Tung Desem Waringin lebih cepat menanggapi kehebohan ini dengan membagikan uang tunai senilai 100 juta.

Menghamburkan uang 100 jt

Setelah heboh dengan orang yang mengaku punya dana 18.000 triliun yang kabarnya akan dibagikan bagi para pebisnis yang butuh modal, ternyata seorang penggagas Finansial Revolution; Tung Desem Waringin lebih cepat menanggapi kehebohan ini.

Dengan kehebohan yang baru saja dilakukannya pada hari Minggu, 1 Juni 2008 bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila, melakukan tebar uang 100 juta rupiah dari udara. Dengan uang pecahan Rp.1.000, Rp.5.000 dan Rp.10.000, ditebarkan dari pesawat di desa Drangong Taktakan, Serang.

Siapa yang tidak kenal dengan Tung Desem Waringin, seorang motivator bisnis yang telah melakukan banyak langkah-langkah revolusioner dalam menghasilkan uang. Banyak orang yang telah mengalami revolusi finansial setelah mendapatkan pelatihan dari Tung Desem Waringin. Salah satu yang cukup berhasil adalah Roni Yuzirman, dengan bisnis Manet dan juga founder Tangan Di Atas.

Tebar uang ini dilakukan dalam rangka promosi buku terbarunya "Marketing Revolution" yang rencananya akan dilakukan di Parkir Timur Senayan dengan target para eksekutif yang biasa melakukan olah raga pagi di seputaran Senayan. Tapi berhubung ijin untuk aksi ini tidak mendapat ijin kepolisian, akhirnya tebar uang ini dilakukan di desa Drangong Taktakan, Serang.

Pertanyaannya, apa yang ingin dicari oleh Tung Desem Waringin dengan menebar uang di desa yang tidak memahami tentang dunia marketing, apalagi kemungkinan untuk membeli buku terbarunya.

Inilah satu ide bisnis yang sangat brilian dan belum terpikirkan oleh orang lain. Walaupun aksi ini dianggap sebagai aksi yang kontroversial, ternyata aksi tebar uang ini telah berhasil diekspose oleh berbagai media dan bukan hanya media lokal atau nasional, tapi oleh media internasional seperti: CNN, Fox TV, TV dari US dan Jepang, India, ABC Australia, China, BBC London. Dipilih sebagai Top Picture in The World oleh Reuters.

Siapa bisa memikirkan sebelumnya bahwa dengan satu event yang berdurasi beberapa jam, sebuah promisi buku yang berbahasa Indonesia akan diliput oleh media dunia. Seluruh jagat raya akan mendapatkan informasi, bahwa telah terbit sebuah buku yang berjudul "Marketing Revolution". Setelah itu orang akan berduyun-duyun untuk mencari tahu tentang buku ini dan juga akan berlomba-lomba untuk membelinya.

Bisa Anda bayangkan, berapa juta atau berapa miliar orang yang telah mendengarkan promosi ini dan berapa orang yang akan berminat untuk membeli buku tersebut.

Sebagai hitungan kasar kita asumsikan yang membeli buku tersebut adalah orang yang mengerti bahasa Indonesia, katakanlah sejumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta orang dengan target 1%, maka buku ini akan berpeluang untuk terjual 2,5 juta buku. Dengan harga Rp. 195.000, maka untuk buku ini Tung Desem Waringin akan membukukan penjualan sebesar Rp. 487,5 miliar.

Ini adalah ide bisnis unik yang telah dilakukannya setelah sebelumnya dia naik kuda menyusuri jalan Sudirman Jakarta untuk promisi buku Finansial Revolution.

Berapa banyak para marketing melakukan promosi dengan dana yang besar, tapi dengan target yang terbatas dan tidak bisa diukur berapa target yang telah disasar oleh promosi tersebut dan apakah promisi yang Anda lakukan selama ini sudah memenuhi target Anda?



Dump Kesehatan dan Kecantikkan
Tags
Tung Desem WaringinBantuan Langsung TebarBantuan Langsung TunaiBLTTDWBusiness IdeaIde Bisnistebar uangpromosipromotioniklanmarketing revolutionfinansial revolutionfinancial revolutionfinansialfinancialmarketingrevolution
Social Media

Posting komentar Anda :
Name :
Email :
Website :
Comment :
Validation word :


 
Dokomentari oleh:

dara[URL] 2009-02-06 11:51:52
Memang berita ini kurang enak didengar..kesannya seolah-olah gimana gitu. Yah tapi cara dia membuat peternakan uang dan membuat uang mengejar dia...hm...strateginya gimana ya? Katanya sih simple, cuma pelaksanaannya mudah gak ya? Success Blue print dan strategi aja?

didin 2008-06-23 14:07:39

Jika saudara terjebak dalam kebakaran dan hanya ada satu pintu (peluang / kesempatan) yang sudah terbuka, tapi api sudah mulai menghadang di depan pintu walaupun baru api kecil di depan pintu, apakah saudara mau tetap terjebak dalam kebakaran atau mau selamat? Untuk keluar dari zona nyaman diperlukan keberanian besar, cara - cara smart dan aksi yang sesuai dengan tekad dan cara - cara bijaknya agar terhindar dari jebakan hidup. Teroboslah "api" itu selama kesempatan masih ada.

Sekarang coba bila saudara yang di posisi pak Tung dengan cara sama seperti pak Tung dan diomeli hal serupa oleh orang - orang, bagaimana rasanya? Bagi saya sebagai manusia normal akan sakit di dalam diri.

Ukuran yang saudara pakai akan diukurkan kepada saudara sendiri.

Orang yang mengkritik, membenci dan berpikiran negatif biasa pada umumnya lebih banyak kalah dalam kehidupannya, menolak terobosan yang sudah terbukti berhasil, selalu pesimis, sebagian besar hidupnya mengalami stagnasi, mendapat banyak kerugian, dll. Saya rasa saudara - saudara bukan orang - orang yang demikian. Saudara semua orang yang pakar, lebih hebat  dan memiliki sisi baik yang lebih banyak dan lebih besar juga dibanding saya.

Saya bukan pengagum pak Tung. Saya hanya setuju dan bergerak dengan orang - orang yang berpikiran maju untuk lebih banyak lagi orang yang semakin benar, adil dan sejahtera. Saya cinta perdamaian dan kemakmuran. Saudara semua punya potensi,  hasrat, gairah dan kualitas yang sama melebihi saya. Mari kita majukan bangsa ini tanpa mempersoalkan kelemahan orang lain. Justru kita introspeksi diri, merendahkan  hati  kita, memajukan diri, mengajak orang lain maju, memajukan orang lain dan berinisiatif lebih dulu memajukan orang dengan doa - doa, potensi - potensi, kemampuan - kemampuan, bakat - bakat, keahlian - keahlian dan banyak kreatifitas diri.

Allah Swt. pasti akan meridhoi setiap langkah maju ke depan kita bersama saat kita bergerak bersama dalam kerukunan. Saya menyesal atas setiap  pendapat saya bila salah dan mohon maaf bila saudara tidak berkenan.

Saudara berharga, saudara berguna dan saudara hebat.

Salam rukun, maju dan damai.

Wassalam,

didin 

ming 2008-06-21 13:27:41
Pendapat saya : motivasi Tung perlu dipertanyakan, masalahnya adalah :

1. Secara tidak langsung Tung sangat menghina mata Uang kita yaitu Rupiah. karena yang "katanya dibagikan" tetapi dengan cara tidak sopan ada unsur pelecehan alat pembayaran resmi RI

2. Penghinaan pada kaum bangsa Indonesia dimana dengan sombongnya Tung mempermainkan sebagaian bangsa Indonesia yang dimana adalah sebagaian kaum miskin, dengan dalil atau alasan apapun saya rasa tdk ada cara promosi seperti itu !!!

3. Sangat tidak toleran dan sangat arogan bahwa dengan alasan memberi atau membantu pada kaum miskin dengan cara-cara seperti memberi pada binatang !!!

4. Seharus Manusia sekelas Tung yang katanya seorang Motivator hebat dan mempunyai pendidikan tinggi sangat sadar akan tindakan penghinaan dan tidak memanusiakan manusia seperti itu, kalaupun dia sadar berarti selama ini Tung adalah pembual nomer satu !!!

5. Mohon tidakan lebih lanjut kepada para pemimpin negara ini agar hal tersebut tidak menambah rendahnya martabat dan harga diri bangsa Kita, bangsa Indonesia, kalau perlu gunakan pasal berlapis karena lebih bahaya dari teroris manapun !!! karena dapat menghancurkan mental bangsa , Merdeka Indonesia ku , Bangkitlah saudara setanah air ku INdonesia !!!

Pangerano[URL] 2008-06-04 11:05:52

Waduh.. ini lho namanya kebablasan.. sang brilian sudah bener2 "Out of the Box".. Ane dulu juga membeli buku dia yang pertama..

[inspiratif bgt]

Tapi kalo model bgini yang bisa membuat hati ane "miris".. keterlaluan.. Mungkin karna dia tidak mengenal "Cahaya-Islam" seperti yang ane yakini sehingga bertindak "luar-dari-biasa"..

[Jadi ragu mau beli bukunya yang baru, karna takut "ikut" menyumbang kepada tidakan2 yang "revolusioner" seperti itu] 

Sekedar referensi sodaraku semua.. coba cari bukunya Supardi Lee [pengusaha chinesse muslim] "The Rich Plan" yang gak kalah dengan konsep Financial Revolution pak tung..

 

Omar 2008-06-04 10:35:05

Good Idea, but wrong time and place...sayang orang sekelas pak Tung melakukan sesuatu yang menyakitkan sebagian orang...

 

Regards

MZ Omar

aing 2008-06-04 08:48:02

hehehe tung sudah terbukti berhasil, BUKTINYA kalian malah debat kusir, jadi termakan isu ngomongin dia, termasuk AING,...

by the way, kalo diperhatikan : kok kayaknya yang ngasih testimoni keberhasilan cuman roni tda aja ya ? kenapa ya ?

kan gak mungkin cuman 1 yang sukses, atau mungkin memang cuman 1 ? yang lain cuman termakan seminarnya ? atau yang mau cuman p roni aja ? ah kok jadi mikir yang gak gak

jauhkan pikiran negatif,...be there !

 

Har 2008-06-04 07:15:20
Apakah betul yang disebar 100 juta seperti yang diklaim TDW? Bisa saja sebetulnya yang dilempar cuma 30 juta, kan tidak mungkin dibuktikan angkanya dengan menghitung total uang yang disebar. Berarti biaya promosi TDW ini bisa lebih murah lagi. Sampai masuk berita di Reuter, tapi sayangnya di bagian Oddly Enough.

Hadi Kuntoro[URL] 2008-06-04 05:48:44

Saya worry loh, nanti setiap minggu kliwon dianggap hari yang sakral dan mereka  akan duduk2 berdoa di lapangan siapa tahu hujan uang lagi..duh..kasihan ya..

Kalau saya Jadi Pak Tung promosi heboh itu  akan saya lakukan begini, tampil di televisi, radio, koran dll dan ngomong  begini "Dalam rangka peluncuran buku saya yang sangat dahsyat ini, saya akan menyumbangkan 95% harta yang saya miliki buat lembaga sosial, dan saya akan membuktikan kepada anda, bahwa tidak sampai 2 tahun, apa yang saya sumbangka itu akan kembali..! Dan semua ilmunya ada di buku Ini.."

Saya yakin setelah itu bukunya laris banget, bahkan sampai luar negeri juga beli, dan mungkin enggak sampai 2 tahun akan berlipat hartanya...kerena beliau makin tenar sampai manca negara...

Salam Hangat... 

sony[URL] 2008-06-04 02:21:33

Saya setuju dengan bagian akhir dari comment Pak Ade. "seperti ngasih makan orang miskin tapi dengan cara disebar atau diawur-awur"

Apapun niatnya, orang seperti ini lebih patut disebut kurang ajar daripada seorang dermawan (yang ria).

Wasalam

Sony 

Ade Aan Wirama[URL] 2008-06-03 22:13:42

Saya nggak mengerti kenapa ya, cara seperti ini dianggap brilian, yang nerima duitnya itu kebanyakan orang2 yang nggak punya, yang nerima tiketnya pun kebanyakan orang2 yang nggak mampu.

Terus mengenai diliput oleh media asing, lha apa nggak kepikir bahwa opini atau pandangan orang luar itu bahwa bangsa kita itu segitu kurangnya akan uang, sehingga harus berebut uang seribuan ?

Apakah kalo pak Tung memberikan uangnya secara elegan, misal Open House dengan bagi-bagi uang untuk fakir miskin untuk kepentingan promosi buku nggak akan diliput media ? toh pak Tung juga udah ngomong duluan kemana2 dan stafnya udah gerilya duluan kemana2 sebelum acara itu berlangsung.

Saya nggak kebayang apa yang saya rasakan melihat orang-orang memungut uang yang saya jatuhkan, mungkin rasanya seperti ngasih makan orang miskin tapi dengan cara disebar atau diawur-awur.

Best Regards,

Ade Aan Wirama 

Eddy[URL] 2008-06-03 20:11:37

 

Hehehehehe...

Aya aya wae...

 

 

Salam dari

Eddy 

Baros Silikon Valley..

Eddy[URL] 2008-06-03 20:11:37

 

Hehehehehe...

Aya aya wae...

 

 

Salam dari

Eddy 

Baros Silikon Valley..

Syamsul[URL] 2008-06-03 19:16:08

Pak Nano,

Apakah ulasan ini menjadikan saya sebagai pengagumnya?

Tulisan ini ter-inspirasi dari ide nya bukan orangnya. Siapapun dia, kalau ide nya bisa memberikan wawasan baru, boleh untuk dipelajari.

Wassalam,
Syamsul

Syamsul[URL] 2008-06-03 19:16:08

Pak Nano,

Apakah ulasan ini menjadikan saya sebagai pengagumnya?

Tulisan ini ter-inspirasi dari ide nya bukan orangnya. Siapapun dia, kalau ide nya bisa memberikan wawasan baru, boleh untuk dipelajari.

Wassalam,
Syamsul

Wuryanano[URL] 2008-06-03 18:25:29

Hehehe...mas Syamsul ini pengagum TDW juga tampaknya... ;-)

Innalillaahi wa inna'ilaihi roji'uun...

Salam dari Surabaya,

Wuryanano :)


┬ęSYAARAR.Com. All rights reserved.
Table './k4495279_syaarar/sa_stat_page_requested' is marked as crashed and should be repaired