Category : Refleksi > Business Idea
Author ; Syamsul Arham
Date : 03 Juni 2008, 16:28:43
Hits : 6090

Setelah heboh dengan orang yang mengaku punya dana 18.000 triliun yang kabarnya akan dibagikan bagi para pebisnis yang butuh modal, ternyata seorang penggagas Finansial Revolution; Tung Desem Waringin lebih cepat menanggapi kehebohan ini dengan membagikan uang tunai senilai 100 juta.

Menghamburkan uang 100 jt

Setelah heboh dengan orang yang mengaku punya dana 18.000 triliun yang kabarnya akan dibagikan bagi para pebisnis yang butuh modal, ternyata seorang penggagas Finansial Revolution; Tung Desem Waringin lebih cepat menanggapi kehebohan ini.

Dengan kehebohan yang baru saja dilakukannya pada hari Minggu, 1 Juni 2008 bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila, melakukan tebar uang 100 juta rupiah dari udara. Dengan uang pecahan Rp.1.000, Rp.5.000 dan Rp.10.000, ditebarkan dari pesawat di desa Drangong Taktakan, Serang.

Siapa yang tidak kenal dengan Tung Desem Waringin, seorang motivator bisnis yang telah melakukan banyak langkah-langkah revolusioner dalam menghasilkan uang. Banyak orang yang telah mengalami revolusi finansial setelah mendapatkan pelatihan dari Tung Desem Waringin. Salah satu yang cukup berhasil adalah Roni Yuzirman, dengan bisnis Manet dan juga founder Tangan Di Atas.

Tebar uang ini dilakukan dalam rangka promosi buku terbarunya "Marketing Revolution" yang rencananya akan dilakukan di Parkir Timur Senayan dengan target para eksekutif yang biasa melakukan olah raga pagi di seputaran Senayan. Tapi berhubung ijin untuk aksi ini tidak mendapat ijin kepolisian, akhirnya tebar uang ini dilakukan di desa Drangong Taktakan, Serang.

Pertanyaannya, apa yang ingin dicari oleh Tung Desem Waringin dengan menebar uang di desa yang tidak memahami tentang dunia marketing, apalagi kemungkinan untuk membeli buku terbarunya.

Inilah satu ide bisnis yang sangat brilian dan belum terpikirkan oleh orang lain. Walaupun aksi ini dianggap sebagai aksi yang kontroversial, ternyata aksi tebar uang ini telah berhasil diekspose oleh berbagai media dan bukan hanya media lokal atau nasional, tapi oleh media internasional seperti: CNN, Fox TV, TV dari US dan Jepang, India, ABC Australia, China, BBC London. Dipilih sebagai Top Picture in The World oleh Reuters.

Siapa bisa memikirkan sebelumnya bahwa dengan satu event yang berdurasi beberapa jam, sebuah promisi buku yang berbahasa Indonesia akan diliput oleh media dunia. Seluruh jagat raya akan mendapatkan informasi, bahwa telah terbit sebuah buku yang berjudul "Marketing Revolution". Setelah itu orang akan berduyun-duyun untuk mencari tahu tentang buku ini dan juga akan berlomba-lomba untuk membelinya.

Bisa Anda bayangkan, berapa juta atau berapa miliar orang yang telah mendengarkan promosi ini dan berapa orang yang akan berminat untuk membeli buku tersebut.

Sebagai hitungan kasar kita asumsikan yang membeli buku tersebut adalah orang yang mengerti bahasa Indonesia, katakanlah sejumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta orang dengan target 1%, maka buku ini akan berpeluang untuk terjual 2,5 juta buku. Dengan harga Rp. 195.000, maka untuk buku ini Tung Desem Waringin akan membukukan penjualan sebesar Rp. 487,5 miliar.

Ini adalah ide bisnis unik yang telah dilakukannya setelah sebelumnya dia naik kuda menyusuri jalan Sudirman Jakarta untuk promisi buku Finansial Revolution.

Berapa banyak para marketing melakukan promosi dengan dana yang besar, tapi dengan target yang terbatas dan tidak bisa diukur berapa target yang telah disasar oleh promosi tersebut dan apakah promisi yang Anda lakukan selama ini sudah memenuhi target Anda?

Social Media